Membongkar Fakta Dugaan Penggelapan Raskin Desa Montorna Sumenep

oleh -44 views
Kades Montorna Nurhedi saat ditemui di rumahnya

SUMENEP, Senin (26/8/2019) suaraindonesia-news.com — Dugaan penggelapan Bantuan Beras untuk Warga Miskin (Raskin) di Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, sejak tahun 2015-2017, mulai terkuak sejumlah fakta di tengah masyarakat.

Pasca dilaporkan oleh sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Forum Masyarakat dan Pemuda Montorna, beberapa waktu lalu, media ini mencoba melakukan penelusuran guna mengungkap fakta fakta baru dari dugaan tidak terdistribusinya bantuan beras dari pemerintah pusat itu.

Sedikitnya terdapat dua warga setempat yang media ini coba temui, dalam pengakuannya, selama setahun mereka mengaku menerima dua kali bantuan raskin (saat ini disebut rastra, red), bahkan ada pula yang mengaku hanya mendapatkan satu kali dalam setahun, itu pun tidak sesuai dengan jumlah yang harus mereka dapatkan.

“Seingat saya, dalam setahun kami cuma mendapatkan bantuan beras 2 kali, bukan setiap bulan,” tutur salah seorang warga yang enggan disebut namanya. Kamis (22/8).

Sementara salahsatu warga lain juga menyampaikan hal serupa, ia mengaku menerima raskin hanya 1 kalai dalam satu tahun.

“Kalau saya, cuma 1 kali pak dapat raskin dalam 1 tahun, itupun tidak satu sak, tapi cuma 5 kg, tetangga disini ada juga yang hanya 3 kg, dengan dibungkus sak,” timpalnya.

Terpisah, Kepala Desa Montorna Nurhedi menyampaikan, bahwa dirinya tidak pernah melakukan penggelapan rastra, seperti yang dilaporkan ke kejari Sumenep.

“Semua beras itu sudah kami berikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya, dan kami tidak pernah membagi rata kepada masyarakat lain, DPM di Desa Montorna ini berjumlah sekitar lima ratus lebih,” terangnya.

Terlepas, kata dia, setelah pendistribusian dari Desa, oleh penerima dibagikan kepada warga lain yang tidak menerima, dan menurut Hedi sudah bukan tanggungjawabnya.

“Kalau memang dibawah membagikannya kepada tetangganya kami tidak tau, kemungkinan karena mereka mempunyai rasa kasihan kepada tetangganya dengan membagikan kembali seikhlasnya,” kilahnya.

Reporter : Halis
Editor : Amin
Publisher : Mariska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *