KUD Batu Kembangkan Wisata Edukasi Susu Dengan Mengandeng Pihak Ketiga

oleh -178 views
Wakil walikota Batu Punjul Santoso saat wawancara dengan awak media.

KOTA BATU, Senin (9/12/2019) suaraindonesia-news.com – Wakil Walikota Batu Punjul Santoso memuji Koperasi Unit Desa (KUD) Batu yang telah mengembangkan wisata edukasi susu dengan mengandeng pihak ketiga termasuk kerja sama dengan Royal Group, pusat oleh-oleh yang menyediakan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Ini adalah contoh bagus dalam pengembangan wisata, sebab KUD Batu ini juga termasuk mengembangkan Wisata Oleh-Oleh untuk membuka peluang pemasaran produk UMKM,” kata Wakil Walikota Batu, Ir.H. Punjul Santoso, saat ditemui usai meresmikan pusat oleh-oleh Royal Group di Jalan Soekarno, Beji Junrejo Kota Batu, Senin (9/12/2019).

Politisi PDIP ini juga mengatakan bahwa dalam pengembangan pariwisata di Kota Batu, saat ini Pemkot Batu tidak hanya membidik wisatawan skala nasional melainkan internasional. Dan tak hanya destinasi wisata alam dan buatan, tetapi juga pengembangan dilakukan untuk wisata edukasi.

“Dan salah satunya telah dilakukan KUD Batu yang saat ini telah mengangkat wisata edukasi susu dan wisata oleh-oleh yang menyediakan produk UMKM,” ujar Punjul.

Lanjut dia, dari hasil sharing dengan pelaku wisata, kondisi ini akan menguntungkan warga Kota Batu ketika di kota ini memiliki banyak pilihan tempat wisata. Dan hal ini juga ditangkap juga oleh KUD Batu dengan mendirikan Wisata Edukasi Susu Batu (WESB). Sementara untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk UMKM, KUD Batu menggandeng Royal Group untuk membuka wisata oleh- oleh di kawasan KUD Batu di Jl.Soekarno Kota Batu Jawa Timur.

“Kerja sama ini akan sama-sama menguntungkan, sebab akan membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan produknya. Jika hal ini berhasil maka perbedaan antara miskin dan kaya yang kini sudah berada di angka 0,29 persen akan semakin menipis,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Royal Group, Erwin Japasal mendukung harapan Walikota dalam pengembangan wisata. Direktur Royal Group ini mendukung kebijakan dan status Kota Batu sebagai Kota Sehat, Kota Layak Anak, dan Kota UMKM.
Selain wisata edukasi susu, kerja sama KUD Batu dan Royal Group itu akan berlangsung selama 30 tahun, juga akan dikembangkan wisata edukasi cokelat.

“Jadi para siswa dan wisatawan yang datang akan diajari mengolah coklat, dan bisa membungkus coklat sendiri,” ujar Erwin.

PernyataanErwin juga dibenarkan General Manajer (GM) KUD Batu, H.M Andriyan Sembodo. Ia menjelaskan pengembangan wisata edukasi cokelat ini untuk menindaklanjuti antusiasme kedatangan wisatawan ke WESB.

“Saat ini kedatangan wisatawan ke WESB sudah mencapai 300 orang setiap harinya. Jumlah ini akan terus meningkat dan kita targetkan bisa mencapai 1000 wisatawan sehari,” ujar Sembodo.

Ia juga menambahkan jika saat ini KUD Batu masih mengirim Susu ke Nestle, kemungkinan besar dalam waktu tidak lama produk susu dari para peternak seluruhnya akan dikelola sendiri untuk pengembangan UMKM.

“Kami berkomitmen akan terus memberikan edukasi atau pembelajaran kepada masyarakat, serta terus mengangkat produk UMKM. Ini dilakukan dengan terus mengembangkan kawasan WESB,” ujarnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *