Kopwan Harus Bisa Menopang Perekonomian Masyarakat

Bupati Lumajang, Drs. As'at, M. Ag., saat membuka RAT Paguyuban Citra Mandiri Koperasi Wanita se - Kecamatan Gucialit tahun buku 2017

LUMAJANG, Rabu (17/1/2018) suaraindonesia-news.com – Koperasi wanita (kopwan) hendaknya tetap menjadi penopang perekonomian masyarakat. Demikian harapan Bupati Lumajang, Drs. As’at, M. Ag., saat membuka RAT Paguyuban Citra Mandiri Koperasi Wanita se – Kecamatan Gucialit tahun buku 2017.

Dalam kesempatan tersebut bupati menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada sejumlah 5 orang warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang, juga menyampaikan bahwa koperasi mulai dulu sampai sekarang mampu menopang perekonomian masyarakat, makanya kopwan harus bisa dikembangkan.

Penduduk Indonesia 70 persen yang berumur 16 – 45 tahun masih giat bekerja.

“Artinya, mereka itu kelompok produktif, yang dengan begitu diharapkan anggota dapat mengembangkan koperasi sebaik mungkin dengan meningkatkan profesionalitas dan kualitas para anggotanya,” paparnya.

Baca Juga: KOMPI Nyatakan Sikap, Terkait Pelecehan Profesi 

Menurut Bupati, dengan mengikuti kopwan banyak manfaatnya.

Sementara itu, Ketua paguyuban kopwan Kecamatan Gucialit, Uswatun Hasanah, melaporkan bahwa RAT tutup buku tahun 2017 tersebut diikuti oleh 6 Desa / koperasi, yaitu Kopwan Hidayah Desa Gucialit, Kartini Desa Kenongo, Kharisma Desa Dadapan, Sejahtera Desa Tunjung, Tunas Harapan Desa Wonokerto dan Sekar Arum Desa Jeruk.
Sejauh ini, di Kecamaan Gucialit terdapat 3 kopwan desa yang belum melaksanakan RAT, yaitu Desa Sombo, Desa Kertowono dan Desa Pakel.

Turut hadir, Ka. Dinkop dan UMKM Kabupaten Lumajang, Ka. Dinas Perdagangan, Ka. Dinsos Kabupaten Lumajang, Camat Gucialit, Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lumajang, serta Ketua dan Anggota Paguyuban Kopwan se – Kecamatan Gucialit.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here