Komisi I DPRD Deli Serdang Gelar RDP Terkait Dugaan Korupsi dan Pencurian dengan Kekerasan oleh Kades Sialang Muda

oleh -31 views
Foto: RDP yang digelar Komisi I DPRD Deli Serdang terkait kasus dugaan korupsi DD Tahun 2022, dan perkara dugaan pencurian dengan kekerasan. (Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Kamis (4/7) suaraindonesia-news.com – Komisi I DPRD Deli Serdang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) Tahun 2022 dan dugaan pencurian dengan kekerasan yang melibatkan Kepala Desa Sialang Muda, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. RDP ini berlangsung di ruang rapat Komisi I DPRD Deli Serdang, Lubuk Pakam.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I, Wastiana Br Harahap, dan Muhammad Adami Sulaeman, serta dihadiri oleh Waka Polsek Medan Sunggal, AKP M Karo Karo, didampingi Kanit Reskrim AKP Suyanto, Camat Hamparan Perak, Kabid Pemerintahan PMD, Inspektorat, oknum Kades Sialang Muda, dan perwakilan Aliansi Masyarakat Anti Korupsi dan Kezaliman Desa Sialang Muda.

Aliansi Masyarakat Anti Korupsi dan Kezaliman mempertanyakan mengapa tiga tersangka, termasuk Kepala Desa Sialang Muda berinisial ABD H, tidak ditahan oleh Polsek Medan Sunggal meskipun sudah ditangkap dalam kasus pencurian dengan kekerasan.

Baca Juga: 38 Personil Polresta Deli Serdang Naik Pangkat, Kapolresta: Penghargaan atas Dedikasi dan Kinerja

“Kami heran melihat hukum sekarang ini. Ketiga tersangka sudah ditangkap dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang viral di media sosial, tetapi tidak ditahan. Hal ini membingungkan kami sebagai masyarakat Desa Sialang Muda,” ujar perwakilan aliansi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, AKP Suyanto, menjelaskan bahwa awalnya kasus ini adalah laka lantas. Saat itu, mobil yang dikendarai oleh ABD H bersenggolan dengan sepeda motor milik seorang mahasiswa, yang kemudian berujung pada perdebatan dan perampasan ponsel oleh ABD H. Ketiga tersangka ditangkap dan penyelidikan dilakukan, namun kemudian pelapor dan terlapor sepakat berdamai sehingga kasus ini dihentikan (SP3).

“Ketiga tersangka sudah ditangkap dan kami melakukan penyelidikan. Setelah beberapa hari, pelapor dan terlapor membawa surat perdamaian. Maka kasus ini kami SP3-kan dan memberikan Surat Pemberitahuan Hasil Penanganan Perkara (SP2HP) kepada pemohon dan termohon,” jelas Suyanto.

M Adami Sulaeman dari Komisi I DPRD Deli Serdang meminta Polsek Medan Sunggal untuk segera mengadakan konferensi pers untuk menjawab berita yang beredar di media sosial.

“Untuk menjawab penanganan kasus ini, perlu ketegasan dari pihak Polsek Medan Sunggal melalui konferensi pers agar cerita kasus ini tidak simpang siur dan membingungkan masyarakat,” pinta Adami Sulaeman.

Setelah membahas kasus pencurian dengan kekerasan, RDP dilanjutkan dengan agenda dugaan korupsi Dana Desa Tahun 2022 oleh ABD H. Dalam kesempatan tersebut, ABD H berjanji akan mengembalikan dana yang telah diselewengkannya.

Reporter: M. Habil Syah
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan