Ketua DPRD Sumenep Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Majukan Pendidikan

oleh -1 views
Foto: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep KH. Abdul Hamid Ali Munir.

SUMENEP, Kamis (2/5/2024) suaraindonesia-news.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep KH. Abdul Hamid Ali Munir mengajak seluruh elemen di Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2024 menjadi renungan bersama untuk berkolaborasi memajukan dunia pendidikan di ujung timur pulau Madura.

Dijelaskan K. Hamid, Tahun 1959 Pemerintah menetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Penetapan itu mengacu pada tanggal lahir Ki Hajar Dewantara Bapak Pendidikan Nasional Indonesia sang inspirator bangsa.

Karena itu, sebagai refleksi Hardiknas kali ini, Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengajak seluruh elemen untuk selalu meneladani semangat dan prinsip pendidikan dari sosok Ki Hajar Dewantara.

Kiai Hamid, sapan akrab Ketua DPRD Sumenep itu, menekankan pentingnya mengambil teladan dari Ki Hajar Dewantara dalam mengembangkan sistem pendidikan yang inklusif dan progresif.

“Kita harus ingat bagaimana Ki Hajar Dewantara, pendiri Taman Siswa, berjuang untuk memberikan akses pendidikan kepada semua kalangan masyarakat, terlepas dari latar belakang sosial atau ekonomi mereka,” kata Kiai Hamid, Kamis (2/5/2024).

Politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menekankan bahwa semangat Ki Hajar Dewantara dalam memperjuangkan hak pendidikan untuk semua harus tetap hidup dan diimplementasikan dalam sistem pendidikan saat ini.

Mulai dari nilai-nilai kejujuran, integritas, dan keberanian Ki Hajar Dewantara dalam mendidik generasi muda. Juga perlunya mendidik siswa tidak hanya dalam hal akademis.

“Tetapi juga dalam pembentukan karakter yang kuat dan kesadaran sosial yang tinggi,” terangnya.

Pihaknya mengaku selalu mendukung program pendidikan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang bermuara pada implementasi metode pembelajaran yang inovatif, pengembangan kurikulum yang lebih inklusif, dan pemberian beasiswa kepada siswa kurang mampu.

“Itu sebagai bagian dari upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip Ki Hajar Dewantara untuk kualitas pendidikan anak bangsa menuju Indonesia emas 2045,” tegas Kiai Hamid.

Kiai Hamid berharap dengan semangat dan komitmen yang kuat untuk melanjutkan warisan pendidikan Ki Hajar Dewantara, pemerintah dan pengelola pendidikan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong, inklusif, dan mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan di masa depan.

“Semoga dengan peringatan ini akan lahir Ki Hajar Dewantara milenial yang selalu menginspirasi dan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik dan berkemajuan,” tandasnya.

Reporter: Ari
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan