Ketua BASAI Minta Pernyataan Amad Lembeng Jangan Dipolitisir

oleh -283 views
Zulkifli Aneuk Syuhada Ketua BASAI.

ACEH TIMUR, Rabu (18/06/2020) suaraindonesia-news.com – Narasi anggota DPRK Aceh Timur Muhammad alias Amad Lembeng dalam rekaman video yang berdurasi 1,41 detik saat memberikan saran dan pendapat dalam sidang DPRK Aceh Timur beberapa hari lalu yang sempat heboh serta viral di media sosial menuai kontroversi tanggapan dari berbagai pihak.

Ketua Barisan Aneuk Syuhada Indonesia (BASAI) Zulkifli Nurdin menilai apa yang di sampaikan oleh Muhammad alias Amad Lembeng justru telah membuka mata masyarakat Aceh terutama anggota dewan dan pemerintah untuk kembali kepada tanggung jawab sebagaimana amanah MoU Helsinki dan UUPA.

“Kegusaran Amad Lembeng suatu hal wajar, mensikapi dinamika pasca 15 tahun perdamaian MoU Helsinki antara RI-GAM belum menunjukkan kesejahteraan baik masyarakat mapupun masyarakat korban konflik, sehingga meluapkan unek-unek nya sebagai wakil rakyat, dimana narasi Amad lembeng harus dilihat secara konferehensif jangan mengartikulasikan secara sempit,” ujar Zulkifli yang akrab di sapa aneuk syuhada kepada Media ini di Nayla Kupi Lhok Nibong. Kamis (18/06).

Menurut Aneuk syuhada, sebagai mantan kombatan Amad Lembeng sudah menempatkan posisi diri nya yang sebenar nya (on the track) memperjuangkan aspirasi masyarakat khusus nya cita cita perjuangan dalam kontek MoU Helsinki.

“Sikap tegas Amad Lembang harus ditiru oleh wakil rakyat lain nya terutama dewan berasal dari Partai Aceh,” kata Aneuk syuhada.

“Kami dari komunitas Aneuk yatim korban konflik yang bernaung dalam BASAI sangat mendukung sikap Amad Lembeng, dan sangat meng apresiasinya,” tutur Aneuk syuhada.

Ia berharap Amad Lembeng tetap istiqamah memperjuangkan nasib rakyat kecil dan kekhususan Aceh.

“Dalam hal ini Basai minta semua pihak bisa mensikapi secara arif dan bijak demi kelangsungan perdamaian Aceh, jadi tidak perlu dibesar- besarkan secara berlebihan, apalagi dipolitisasi,” tukas Zulkifli.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *