Kasek SMPN 1 Afulu di Polisikan, Ini Penyebabnya

Kepala Sekolah SMPN 1 Afulu Yunaria Waruwu

NIAS UTARA, Kamis (16/11/2017) suaraindonesia-news.com – Akibat tak kunjung mengambil makanan ternak babi di kebun milik Kepala sekolah SPMN1 Afulu Yunaria Waruwu ,beberapa orang siswa di SMPN 1 Kecamatan Afulu memgalami trauma akibat kekerasan penganiayaan yang dilakukan Oleh Yunaria Waruwu Kepala Sekolah di SMPN1 Afulu Kabupaten Nias Utara, Propvinsi Sumatera Utara.

Kepada media ini salah satu orang tua korban Afolo Hia menjelaskan bahwa saat ini mereka telah membuat Laporan Pengaduan di Mapolres Nias atas tindakan yang menimpa Anaknya pada tgl 9 November 2017 yang lalu dengan Nomor : STPLP/ 353/XI/2017/NS ” MELAKUKAN KEKERASAN KEPADA ANAK DIBAWAH UMUR, Rabu Malam 15 /11-2017.

Adapun kornologis kejadiannya dijelaskan bahwa pada hari senin tgl 6 November 2017, kepala Sekolah Yunaria Waruwu menjumpai siswa di kelas VIII-3 menanyakan berapa orang perempuan di kelas itu dan disatu ruangan kelas VIII-3 ini terdapat 14 Orang perempuan, setelah itu membuat suatu perintah bahwa nanti sore sekitar pkl 15’00 wib 7 0rang membawa pisau untuk mengambil makan ternak babinya di kebun miliknya Yunaria waruwu dan 7 Orang lagi Membawa parang untuk membersihkan dan Membambat rumput di tempat pakan ternak yang dia maksud.

Lanjutnya, kepala sekolah Yunaria mengatakan kalau kalian tidak hadir nantinya pada waktu yang sudah saya tentukan ini kita akan jumpa dan tau apa akibatnya di hari yang akan datang tuturnya dengan penuh ancaman, lalu pada sore harinya senin tgl 6 November 2017 hanya 5 orang yang hadir dari jumlah yang 14 orang itu karena cuaca Hujan dan di tambah lagi jarak rumah kami dari tempat pengambilan makan ternak yang dia tunjuk (Yunaria, red) jauh.

Setelah tiga hari kemudian kamis tgl 9/11-2017 Kepala Sekolah SMPN 1 Afulu Yunaria waruwu mendatangi kelas VIII-3 serta memanggil siswa yang sembilan orang tersebut di halaman sekolah yang belum hadir di tempat pakan ternaknya pada hari senin yang lalu serta dia mempertanyakan alasan satu persatu kenapa mereka tidak hadir pada pekerjaan yang sudah dia tunjukan itu.

STPLP Laporan Orang tua Korban Afolo Hia

“Dengan penuh amarah dia melakukan pemukulan beberapa kali kepada beberapa orang kami yang tidak hadir ditempat pakan ternaknya pada hari senin yang lalu dan bukan hanya itu saja, dengan penuh rasa arogansinya Yunaria Waruwu melontarkan kata-kata penghinaan kepada Orang tua kami dan terhadap semua pihak keluarga kami juga,” tutur seorang siswa.

Ditempat yang sama, kepada media ini beberapa orang tua siswa korban penganiayaan tersebut menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara Agar Yunaria Waruwu di copot dari Jabatan Kepala Sekolah SMPN -1 Afulu karena dinilai kelakuannya tidak sesuai sifat pempimpin sebagai kepala Sekolah.

“Tindakan penganiayaan yang sudah dia lakukan kepada Anak-anak kami dapat diproses Secara Hukum,” tutur orangtua korban.

Ketika Hal ini dikorfirmasi kepada Kepala Sekolah SMPN1 Afulu, Yunaria Waruwu melalui telepon Selulernya sampai turunnya berita ini tidak mau memberikan tanggapannya. (Aro Ndraha/Jie)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here