Kabur Setelah Hantam 6 Unit Mobil di GWK, Sopir Bus Pariwisata Diringkus Polisi

oleh -18 views
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo, saat menjelaskan kejadian tabrak beruntun di GWK, (18/4/2018)

DENPASAR, Rabu (18/4/2018) suaraindonesia-news.com – Polresta Denpasar berhasil menangkap sopir bus Abdul Aziz yang kabur setelah hantam enam unit mobil dan dua sepeda motor dan satu orang tewas mengenaskan yang terjadi Jalan Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Jumat (13/4/2018).

Saat kejadian itu, sopir yang mengendarai Bus pariwisata tersebut bukannya menolong para korban atau meminta maaf kepada para korban, malah kabur ke Banyuwangi, karena tidak merasa aman bersembunyi di Banyuangi di lajutkan lari ke Surabaya.

Saat kejadian itu polisi langsung mengecek kejadian tabrak maut yang mengenaskan itu, dan melakukan pengejaran pada pada Abdul Aziz yang merupakan sopir dari bus pariwisata.

Polresta Denpasar berhasil menemukan identitas pelaku saat mengecek ke kosan tersangka, setelah menemukan identitas korban, kepolisian langsung membentuk tim khusus untuk mengejar tersangka.

“Pengejaran dilakukan sampai ke Surabaya selama empat hari sampai ahirnya tersangka menyerahkan diri di polsek buyung Surabaya,” terang
Kapolresta Denpasar AKBP Hadi Purnomo.

Dijelaskan, saat kejadian tersangka panik saat diteriaki warga, karena takut akhirnya langsung melarikan diri sampai ke Surabaya.

“Kami dari kepolisian langsung membentuk tim pengejaran sampai ahirnya tersangka menyerhakan diri di kepolisian Buyung wilayah Surabaya,” Tegas Hadi Purnomo.

“Tersangka panik, katakutan hingga ahirnya kabur melarikan diri, karena tersangka belum pernah melakukan tindakan kriminal,” sambung Hadi.

Penyebab utama kejadian tersebut disebabkan karena rem blong, sehingga saat di rem tidak maksimal sampai akhirnya tabrakan tidak bisa dihindari. “Tersangka Abdul Aziz terancam pidana enam tahun kurungan,” tandasnya.

Reporter : Sudirman
Editor : Agira
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *