Jika Benar Bupati Bangkalan Poligami, Akankah Plang BKKBN Diganti Kalimat Dua Istri Dua Anak

Foto mirip Ra Latif beserta istri keduanya saat melakukan resepsi pernikahan. (Foto: Anam/SI).

BANGKALAN, Senin (05/08/2019) suaraindonesia-news.com – Kian santernya dugaan Ra Latif Bupati Bangkalan periode 2018-2023 berpoligami terus menuai penilaian pro dan kontrak ditengah masyarakat, diantaranya dari Yodika salah satu pemuda yang selama ini dikenal sebagai tokoh aktivis Kabupaten setempat.

Bung Dika sapaan akrab dari Yodika salah satu pengurus BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia) tersebut mengaku merasa ngeri dengan tanggapan dari Ra Latif dan Istrinya perihal isu poligami yang sudah santer dimedia yang menyatakan ‘bagimu dapurmu’, juga jika benar dugaan bahwa Ra Latif berpoligami.

“Ya ngeri jika benar sosok Bupati Bangkalan Ra Latif Amin poligami, karena beliau merupakan sosok orang nomor satu di Kabupaten Bangkalan, karena berpoligaminya itu yang akan dijadikan contoh masyarakat,” paparnya.

Namun begitu dirinya juga membenarkan bahwa berpoligami tersebut tidak ada yang melarang, baik dari sisi undang-undang negara maupun Hukum Agama Islam (Syari’at Islam).

“Beliau selaku publik figur orang nomor satu di Bangkalan, karena itu kami soroti, bukan pada personalnya, lalu yang menjadi pertanyaan kami apakah kedua istrinya mendapat tunjangan dari negara, apakah dalam program BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Bangkalan kedepan akan dirubah semboyannya dari dua anak cukup menjadi dua istri dua anak, karena Ra Latif Bupati kami diduga berpoligami,” ucapnya.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here