Jelang Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Probolinggo dan Forkompinda Jalani Screening Kesehatan

oleh -6 views
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi saat jalani screening kesehatan untuk mendapat vaksin Covid-19 Sinovak, Rabu (27/1/21).

PROBOLINGGO, Kamis (28/1/2021) suaraindonesia-news.com – Setelah 1.480 vaksin Sinovak tiba pada 25 Januari lalu, kini sejumlah pejabat esensial publik di Kota Probolinggo menjalani screening kesehatan sebelum mereka mendapat vaksin. Selain pejabat, para tenaga kesehatan (nakes) juga menjalani tahapan serupa.

Screening tes kesehatan untuk para pejabat esensial ini dilaksanakan di ruang kerja Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh, Rabu (27/1/21).

Untuk itu, di beberapa meja sudah siap petugas dan peralatan. Diantaranya alat pengukur tensi darah, nadi, denyut jantung, pemeriksaan darah lengkap, pengecekan antibody dan pemeriksaan anamnese (pemeriksaan yang dilakukan wawancara kepada pasien).

Dalam screening tes kesehatan tersebut, selain Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, beberapa pejabat lainnya juga ikut menjalani screening. Yaitu Sekda drg Ninik Ira Wibawati, Ketua PD Muhammadiyah Masyfuk, Pendeta, Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, dan Ketua Pengadilan Negeri Probolinggo Darwanto.

“Ya, pemimpin dan pemuka agama yang ada di Kota Probolinggo ini menjalani tahapan screening tes kesehatan sebelum dilakukan vaksin. Salah satunya ada pemeriksaan antibody, takutnya pernah terpapar tanpa disadari ternyata antibody tinggi jadi tidak perlu vaksin,” jelas Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh dr Abraar HS Kuddah.

Saat menjalani screening, tensi darah Wali Kota Habib Hadi dinyatakan sehat menunjukkan angka 146 per 80 dengan denyut nadi 98.

“Mudah-mudahan memenuhi syarat vaksinasi. Kalau tidak memenuhi syarat maka menunggu saat yang tepat. Jadi, tidak asal-asalan, harus ada screening untuk mengetahui kondisi kesehatan,” ungkap Habib Hadi panggilan akrab wali kota probolinggo ini.

Selain dirinya, forkopimda dan pemuka agama juga dirangkul untuk menjalani tahapan sebagai upaya meyakinkan ke masyarakat, bahwa vaksin ini tidak berbahaya.

“Vaksin ini kunci membentuk imun tubuh menghadapi virus Covid-19. Sama seperti kami, nakes juga sudah screening di puskesmas dan RSUD. Untuk masyarakat, vaksin ini aman tidak ada permasalahan,” ujar Habib Hadi.

Ketua DPRD Abdul Mujib saat menjalani screening menyatakan kesiapannya menerima vaksinasi sebagai contoh bahwa vaksin ini betul-betul aman dan tidak ada kendala apa-apa.

“Saya kira tidak perlu khawatir, tidak perlu takut dengan isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Sudah banyak tokoh yang lebih dahulu divaksin, Pak Presiden memberi contoh yang baik untuk rakyat,” kata politisi milenial PKB ini.

Reporter : Singgih Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *