Inilah Aspek Penting Dalam Dunia Kerja Era Industri 4.0

Ida Bagus Suryaningrat menyampaikan materi seputar dunia kerja kepada para mahasiswa Universitas Jember. (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Selasa (8/10/2019) suaraindonesia-news.com – Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember melalui Pusat Pengembangan Karir menyelenggarakan pelatihan karir bagi para mahasiswa tingkat akhir guna mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja, Selasa (8/10).

Menurut Koordinator Pusat Pengembangan Karir LP3M Universitas Jember, Ida Bagus Suryaningrat menjelaskan bahwa pelatihan karir ini penting dalam mengawal para lulusan ke jenjang berikutnya.

“Jadi kami sebagai penghubung antara para lulusan dan dunia kerja, memastikan para lulusan mahasiswa ini siap dengan tantangan dunia kerja,” terang Ida Bagus kepada suaraindonesia-news.com

Beberapa program yang dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Karir di antaranya praktek magang, melakukan pelatihan karir, mengevaluasi para lulusan mahasiswa yang telah bekerja, dan menyelenggarakan Job Expo.

“Di sisi lain tidak semua lulusan mendapatkan pekerjaan atau jumlah lulusan lebih besar dari pada tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan, oleh sebab itu kami juga melatih para lulusan mahasiswa Universitas Jember untuk menjadi pengusaha melalui kelas enterpreneuship tujuannya mencetak penyedia kerja sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu dalam menghadapi tantangan kerja di era industry 4.0 yang sangat dinamis ini, Ketua LP3M Universitas Jember, Akhmad Taufiq menjelaskan bahwa ada 4 aspek yang harus dimiliki oleh para lulusan.

“Dalam menghadapi era revolusi 4.0, ada beberapa aspek penting yang harus dimiliki, aspek penting itu adalah 4C yaitu Communicative, Critical Thinking, Collaboration dan Creative,” ujar Taufiq dalam sambutannya.

Lebih detil, Taufiq menjelaskan 4C itu sebagai berikut :

  1. Communicative artinya Pekerja harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Secara umum ada komunikasi verbal berupa kemampuan berbicara dengan tutur kata dan komunikasi non verval berupa tindakan atau perbuatan/tingkah laku.
  2. Critical Thinking artinya pekerja harus memiliki kemampuan berpikir kritis terhadap fenomena yang terjadi dan memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah.
  3. Collaboration artinya pekerja harus memiliki kemampuan dalam bekerja sama yang baik dalam tim dan juga bekerjasama lintas sektor.
  4. Creative artinya pekerja harus memiliki kemampuan berkreatif untuk menemukan hal-hal baru termasuk memiliki kemampuan dalam menghasilkan pikiran-pikiran positif menghadapi tantangan global.

“4C ini selalu terinternalisasi menjadi bagian karakter yang dibutuhkan secara softkillnya, hard skillnya nanti kita lihat perusahaan mana yang kita masuki, tentu bahwa soft skill ini menjadi hal yang luar biasa karena untuk mengawalnya hard skillnya,” pungkas Taufiq.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Marisa

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here