Ini Pesan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin Dalam Memperingati HANI Tahun 2021

oleh -78 views
Foto : Penyuluhan P4GN memperingati HANI Tahun 2021 di aula Bakesbangpol, Rabu (30/6/2021).

PROBOLINGGO, Rabu (30/6/2021) suaraindonesia-news.com – Dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) telah dilakukan oleh pemerintah. Dalam upaya memutus rantai peredaran narkotika tersebut juga termasuk upaya rehabilitasi.

Namun upaya-upaya tersebut telah dilakukan sampai dengan saat ini masih belum bisa mencapai hasil yang diharapkan dan peredaran gelap narkotika masih marak terjadi.

Hal itu disampaikan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin saat membuka Penyuluhan P4GN dan Perkursor Narkotika di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo, yang dihadiri Sekda Kota drg Ninik Ira Wibawati, Kepala Bakesbangpol Ahmad Sudiyanto dan perwakilan Satres Narkoba Polres Probolinggo Kota, Rabu (30/6/21).

Penyuluhan P4GN ini digelar untuk memperingati Hari Narkoba Internasional (HANI) tahun 2021, sekaligus memberikan informasi serta pemahaman pada tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas) dan pemuda, tentang dampak penyalahgunaan narkoba, baik secara fisik, mental, psikologi dan hukum.

Kegiatan dengan mengusung tema “Perang Melawan Narkoba (War On Drug) Menuju Indonesia Bebas Narkoba (Bersinar)” yang diperingati setiap tanggal 26 Juni ini diikuti oleh 50 orang peserta.

Kepada peserta penyuluhan Wali Kota mengajak untuk ikut membantu memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Sampaikan kepada masyarakat tentang bahaya penggunaan narkoba. Jangan sampai coba-coba menggunakan narkoba,” pesannya.

Wali kota yang lebih akrab disapa dengan sebutan Habib Hadi ini juga mengajak peserta penyuluhan untuk mengedukasi masyarakat, melalui teknologi dalam mematuhi aturan protokol kesehatan, karena akhir-akhir ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang cukup tajam.

Ia katakan, pemanfaatan media sosial yang sudah pasti dimiliki oleh setiap masyarakat, tak serta merta membuat masyarakat peduli akan hal ini.

“Punya medsos tapi hanya untuk hal-hal yang tidak ada output yang jelas. Ayo dari sekarang kita mulai edukasi, dengan cara yang ringan, dengan mengembangkan pemanfaatan medsos,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Habib Hadi juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5 M. Yaitu, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Sampai dengan saat ini, pandemi covid masih belum berakhir dan belum ada obatnya. Semua harus berperan aktif untuk meyakinkan masyarakat tentang betapa pentingnya vaksinasi guna memutus penyebaran Covid 19,” tandas orang nomor satu di kota mangga ini.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *