Harga Pupuk Subsidi di Aceh Utara Dijual Diatas HET, Pengawas Dituding Ikut Bermain Mata

oleh -705 views
Jenis pupuk urea subsidi produksi PT PIM.

ACEH UTARA, Minggu (20/06/2021) suaraindonesia-news.com – Petani di Aceh Utara keluhkan harga pupuk subsidi yang dijual di kios-kios pengecer dengan harga mahal, sehingga petani terpaksa harus membeli pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tetap (HET) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Leluasanya para pengusaha kios pengecer menjual pupuk subsidi di atas HET disinyalir pengawas pupuk dari PT PIM dan Dinas Pertanian Aceh Utara ikut bermain mata.

Padahal Kabupaten Aceh Utara tahun 2021 mendapatkan jumlah kuota 12.000 ton, jauh lebih meningkat dibandingkan jumlah kuota tahun 2020.

Informasi yang dihimpun media ini dari kalangan petani Sabtu (19/6), sejumlah Kios Pengecer pupuk di Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Baktiya sebagian besar diduga menjual pupuk subsidi dengan harga variatif, ada kios pengecer menjual dengan harga Rp 130.000 – 170.000 per sak ukuran netto 50 kg.

Bahkan kata sumber yang minta nama dirahasiakan, setiap petani yang membeli pupuk subsidi di salah Kios Pengecer di salah satu Desa Tanah Jambo Aye inisial CV.YM dipaksakan harus mengambil pupuk jenis Foska, padahal jenis Foska pupuk non subsidi, selain non subsidi petani enggan menggunakan pupuk tersebut.

Menurut beberapa petani, kios pengecer berani bermain harga pupuk subsidi karena tidak tegasnya pihak pengawas, baik dari PT PIM sendiri selaku perusahaan yang menyalurkan pupuk subsidi untuk wilayah Aceh, juga pengawas dari Pemerintah khususnya dari Dinas Pertanian, cetus salah seorang petani.

“Bahkan kondisi tersebut diduga ikut bermain mata dengan pihak kios pengecer,” tuding nya.

Humas PT PIM Nasrun, dalam keterangan nya mengatakan penyaluran pupuk subsidi mengacu pada alokasi yang ditetapkan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh Nomor 820/01/VI-1 tanggal 04 Januari 2021. Dan berdasarkan Permentan Nomor 49 tahun 2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi sektor Pertanian tahun anggaran 2021.

Terkait jumlah kuota pupuk subsidi untuk Kabupaten Aceh Utara tahun 2021 sebanyak 12,000 ton dan hingga bulan juni sudah terealisasi 3.879 ton atu 32,33 %.

“Nasrun juga tak mempukiri bahwa kondisi dilapangan terjadi hal yang perbedaan,” ujarnya.

Sementara Anggota DPRA Muhktar Daud (MD) saat diminta tanggapan mengatakan bahwa pihaknya sudah mencoba pertanyakan dalam pertemuan dengan pihak PT. PIM. Kebutuhan pupuk tidak sebanding dengan kuota subsidi yang diberikan oleh pemerintah.

Seharusnya data petani yg berhak menerima pupuk subsidi di data kembali oleh pemerintah daerah/ Kabupaten dan kota.

“Kita juga menduga banyak agen-agen yg bermain,” pungkas MD.

Reporter : Masri
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *