Berita UtamaNasionalNewsPemerintahan

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron Wahid Ajak Santri Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan

15
×

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron Wahid Ajak Santri Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260613 181436
Foto: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid saat menghadiri acara Milad ke-26 Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA.

SUKABUMI, Sabtu (13/06) suaraindonesia-news.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri peringatan Milad ke-26 Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron memberikan motivasi kepada para santri agar mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara. Menurutnya, santri memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam berbagai bidang pembangunan di masa depan.

Ia menegaskan bahwa santri tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, tetapi juga dapat berkiprah di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, teknologi, dan kepemimpinan nasional.

“Santri harus siap menjadi ulama, teknokrat, dan pemimpin bangsa,” ujar Nusron Wahid.

Menurut Menteri Nusron, pondok pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, tetapi juga wawasan kebangsaan, kemampuan kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan pembangunan di era global.

Selain memberikan arahan kepada para santri, Menteri Nusron juga menyerahkan sertipikat tanah wakaf kepada pihak Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA.

Penyerahan sertipikat tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN dalam memberikan kepastian hukum atas aset-aset keagamaan, termasuk tanah wakaf yang dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan dan kemasyarakatan.

Melalui sertipikasi tanah wakaf, pemerintah berharap pengelolaan aset lembaga pendidikan keagamaan dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan memiliki kepastian hukum sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan umat.

Menteri Nusron menegaskan bahwa legalitas aset keagamaan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung keberlanjutan pengembangan lembaga pendidikan berbasis pesantren di berbagai daerah.

Peringatan Milad ke-26 Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA tersebut berlangsung dengan dihadiri pengasuh pesantren, para santri, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Reporter: Iran G. Hasibuan
Editor: Qonita
Publisher: Eka

Tinggalkan Balasan

2

2