H-1 Jelang Keberangkatan, Empat JCH Asal Sumenep Gagal Berangkat

oleh -20 views
Ilustrasi

SUMENEP, Rabu (18/07/2018) suaraindonesia-news.com – H-1 jelang keberangkatan haji, sebanyak tiga Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengundurkan diri dan satu lagi meninggal dunia. Dengan begitu, dipastikan empat JCH tersebut gagal berangkat ke tanah suci tahun ini.

“Baru tadi mendapat laporan ada yang gagal berangkat. Jadi totalnya ada empat orang tidak jadi berangkat. Semuanya tergabung di kelompok terbang (kloter) 11,” ucap Kasi Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep, A. Rifa’i Hasyim, Rabu (18/07).

Menurutnya, empat orang JCH asal Kabupaten ujung timur pulau Madura yang gagal berangkat tersebut. Faktornya, tiga orang mengundurkan diri dan satu orang meninggal dunia.

“Satu orang meninggal dunia, dan ada yang baru selesai operasi. Sedangkan yang satu orang sebenarnya tidak apa-apa. Karena suami istri, dan istrinya sedang hamil, maka suaminya memutuskan tidak ikut berangkat haji tahun ini,” jelasnya.

Ia mengaku telah melaporkan hal tersebut ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur melalui Surat Elektronik (Surel). Sementara empat kursi yang kosong di kloter 11 diharapkan bisa diisi jemaah lain.

“Tidak tahu, nantinya akan diisi jemaah dari daerah mana, apakah Surabaya, Sidoarjo atau Gresik. Yang jelas, tiga kota tersebut merupakan penyangga ketika ada yang gagal berangkat,” pungkasnya.

Diketahui, sebelumnya jumlah JCH yang akan berangkat tahun ini sebanyak 681 orang dan dibagi menjadi dua kloter, yakni kloter 10 dan kloter 11. Namun, kini jumlah JCH dipastikan berubah menjadi 677 orang setelah empat orang memundurkan diri.

Sementara, para JCH dijadwalkan akan berangkat dari GOR A. Yani Sumenep, pada Kamis besok (19/07) sekira pukul 12.30.

Reporter : Syaiful
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *