Fasilitas RS Zubir Mahmud Banyak Yang Rusak, Keluarga Pasien Mengaku Tak Nyaman

oleh -288 views
Foto : Kondisi RSUZM saat di dokomentasikan pada malam hari, bagian belakang gedung utama nampak gelap.

ACEH TIMUR, Sabtu (04/11/2021) suaraindonesia-news.com – Kondisi fasilitas Rumah Sakit Umum Zubir Mahmud (RSUZM) semakin memprihatinkan, soalnya banyak fasilitas rumah sakit kebanggaan masyarakat Aceh Timur tersebut telah banyak yang rusak seperti AC/alat pendingin ruangan, lampu listrik dan kamar mandi banyak yang rusak.

Amatan Media ini Kamis (4/12) di Lingkungan RSUZM, pada malam hari sangat sunyi dan mencekam karena kondisi gelap, banyak lampu jalan dan lampu di lorong menuju gedung rawat inap pasien BPJS di atas bukit tidak berfungsi termasuk di tempat parkir kendaraan.

Syawal Warga Madat mengungkapkan kondisi ruangan pasien di RSUZM suasananya panas karena Aicon nya tidak berfungsi alias rusak. Sehingga pasien maupun pendamping pasien merasa tidak nyaman.

“Bahkan saya melihat ada keluarga pasien yang terpaksa membawa kipas angin dari rumah, karena alat pendingin di ruangan rawat inap kondisi rusak,” terangnya.

Miris nya lagi, lanjut Syawal, selain membawa kipas angin, terpaksa harus membawa bola lampu dari rumah, karena lampu dalam ruangan rawat pasien tidak hidup.

Sementara Aktivis Sosial, Darwin Eng ikut menyoroti kondisi fasilitas di RSUZM yang rusak tidak mendapatkan perhatian untuk direhab atau di perbaiki. Sementara pihak RS lebih memprioritaskan pengadaan property rumah dokter pada tahun 2019 dan 2020.

“Pihak manajemen RS lebih memprioritaskan property rumah dokter di bandingkan merehab ruangan inap pasien,” tuding Darwin.

Darwin juga menyebutkan, akibat buruk nya pelayanan dan fasilitas yang amburadul, jumlah pasien turun drastis, masyarakat lebih memilih berobat ke rumah sakit lain, dari pada berobat ke Zubir Mahmud.

Darwin meminta Bupati Aceh Timur untuk evaluasi manajemen RSUZM, agar pengelolaan dan pelayanan untuk tingkatkan lebih baik lagi.

Kemudian Darwin juga mempertanyakan peran anggota dewan Aceh Timur dalam melakukan fungsi pengawasan, mengingat kata dia, rumah sakit adalah pelayan publik sangat vital.

“Dewan harus mengawasi tempat pelayanan publik, apalagi rumah sakit,” pungkas putra Alue Mirah tersebut.

Sementara Kabid Jamdik RSUZM Yasir saat di konfirmasi tidak menampik tentang kondisi fasilitas rumah sakit yang banyak rusak seperti AC dan Lampu listrik.

“Iya kami tidak menampik kondisi pelayanan dan fasilitas di rumah sakit banyak yang rusak, terutama dalam dua bulan terakhir,” ujarnya.

Menurutnya, keuangan RSUZM sejak pandemi covid-19 terjadi devisit yang cukup parah, sehingga tidak punya anggaran untuk merehab dan memperbaiki fasilitas yang rusak.

“Klaim BPJS pun turun drastis, pendapatan klaim pasien hanya berkisar 1,2 atau 2,5 milyar per tahun,” sebut Yasir.

Bahkan kata dia, pihak rumah sakit banyak terhutang dengan pihak reparasi AC, termasuk terhutang dengan toko lampu.

“Namun dalam dua bulan terakhir ada AC yang sudah di perbaiki sehingga ruangan sudah dingin kembali, termasuk telah kita pesan beberapa AC baru,” terangnya.

“Alhamdulillah saat ini kondisi keuangan pun sudah mulai pulih,” tutupnya.

Reporter : Masri
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan