Berita UtamaNewsPemerintahanPendidikan

Diawasi Langsung KPK RI, Disdikbud Balikpapan Pastikan Pelaksanaan SPMB 2026 Bersih dari Jalur Titipan

×

Diawasi Langsung KPK RI, Disdikbud Balikpapan Pastikan Pelaksanaan SPMB 2026 Bersih dari Jalur Titipan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260605 092638
Foto: Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik.

BALIKPAPAN, Jumat (5/6) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi mengumumkan kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menjelaskan bahwa pada tahun ini, Disdikbud berkomitmen penuh mewujudkan sistem penerimaan yang akuntabel, jujur, objektif, transparan, dan tanpa diskriminasi.

Langkah ini diperkuat oleh atensi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2026 yang secara tegas melarang praktik titip-menitip calon siswa atau tindakan curang lainnya.

“Semua pendaftaran dilakukan 100 persen secara online melalui situs resmi balikpapan.spmb.id. Tidak ada interaksi tatap muka antara pendaftar dan petugas demi menutup celah kecurangan,” ujar Irfan Taufik dalam jumpa pers yang dilaksanakan di Aula Disdikbud, Kamis, (4/6).

Untuk mengawal komitmen tersebut, Irfan mengungkapkan bahwa Wali Kota Balikpapan juga telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan tim pengawas internal yang dipimpin langsung oleh Kepala Inspektorat Kota Balikpapan. Selain itu, sosialisasi masif juga telah berjalan di tingkat kelurahan agar seluruh elemen masyarakat memahami proses ini.

Proses seleksi SPMB 2026/2027 akan dibagi ke dalam lima jalur, dengan rincian sebagai berikut:

1. Jalur Domisili: Terdiri dari kategori Rayon dan Prioritas.

2. Jalur Prestasi: Meliputi prestasi akademik dan non-akademik.

3. Jalur Afirmasi: Khusus bagi keluarga tidak mampu yang datanya terintegrasi dengan Dinas Sosial.

4. Jalur Mutasi: Diperuntukkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas kerja.

5. Jalur Alternatif (Reguler): Jalur bebas zona yang hanya dibuka jika kuota dari empat jalur di atas masih belum terpenuhi.

Jadwal penting pelaksanaan SPMB 2026 akan dilaksanakan pada 15 Juni – 1 Juli 2026, yang dimulai dengan pengambilan nomor antrean verifikasi dan validasi (verval) secara online menggunakan NIK Balikpapan dan NISN. Layanan dibatasi 200 hingga 300 kuota per hari. Panduan tutorialnya akan diunggah melalui akun media sosial milik Disdikbud Kota Balikpapan, baik di Instagram, Facebook, dan YouTube.

Kemudian pada 24 Juni – 1 Juli 2026, proses verifikasi dan validasi untuk jalur prestasi dan mutasi. Khusus untuk verifikasi sertifikasi Tahfiz Al-Qur’an, Disdikbud bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan. Calon siswa cukup melakukan verval di kantor Kemenag dan mengunggah berkas yang telah dilegalisir.

Berikutnya, pada 29 Juni – 2 Juli 2026, pendaftaran online untuk jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi. Pengumuman akan dilaksanakan pada 3 Juli 2026.

Pada 6 Juli – 10 Juli 2026, pendaftaran online jalur Alternatif/Reguler (jika sekolah masih memiliki sisa kuota). Selanjutnya, pada 13 Juli 2026, hari pertama masuk sekolah.

Menyikapi ketimpangan daya tampung, Irfan Taufik memaparkan data bahwa rata-rata kelulusan siswa SD/MI di Balikpapan mencapai 13.000 siswa per tahun. Sementara itu, daya tampung 28 SMP Negeri yang tersedia saat ini hanya mampu menyerap sekitar 8.500 siswa.

Guna mengantisipasi sekitar 4.500 siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, Pemkot Balikpapan melanjutkan program inovatif dengan menggandeng 15 SMP swasta.

“Melalui skema ini, sebanyak 1.300 siswa dapat tertampung di 15 SMP swasta tersebut dan dibebaskan dari seluruh biaya, mulai dari uang pangkal hingga SPP bulanan, karena seluruhnya ditanggung penuh oleh APBD kota,” jelas Irfan.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga berfokus memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para guru di SMP swasta tersebut.

“Atas inovasi pelibatan sekolah swasta dalam sistem SPMB ini, Pemkot Balikpapan berhasil mendapatkan piagam penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang diterima langsung oleh Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata Irfan, perluasan akses pendidikan negeri terus digenjot. Sejak masa kepemimpinan Wali Kota Rahmad Mas’ud, Balikpapan sukses membangun enam sekolah baru, yaitu SMP Negeri 24, 25, 26, 27, 28, dan disusul SMP Negeri 29 yang dijadwalkan mulai dibangun tahun ini di kawasan Grand City, Balikpapan Utara.

Di akhir keterangannya, Irfan memastikan bahwa sebelum hari pertama masuk sekolah pada 13 Juli 2026, Pemkot Balikpapan akan mendistribusikan seragam sekolah gratis kepada seluruh calon siswa baru, melanjutkan program yang telah sukses berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.

Reporter: Fauzi
Editor: Qonita
Publisher: Eka

Tinggalkan Balasan

2

2