Deklarasi Resolusi Kemasyarakatan Tahun 2020, Kalapas Narkotika: Semoga Para Napi Bisa Berguna

oleh
Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan saat menggelar Deklarasi Resolusi Kemasyarakatan tahun 2020, di Kantor Lapas Narkotika, Kamis, (27/02/20220).

PAMEKASAN, Kamis (27/02/2020) suaraindonesia-news.com – Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura, menggelar Deklarasi Resolusi Kemasyarakatan tahun 2020, di Kantor Lapas Narkotika, Kamis (27/02/2020).

Dalam deklarasi tersebut, Kalapas Narkotika, Hernowo, mengatakan ada lima belas kegiatan, diantaranya adalah remisi untuk 1.654 WBP. Dari jumlah tersebut, pihaknya merencanakan remisi nyepi untuk 2 Warga Binaan, Remisi Umum untuk 816 WBP, Remisi Idul Fitri 820 WBP dan Remisi Natal 16 WBP.

“Dengan adanya kegiatan ini kita berharap mampu mewujudkan program dirjen,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan itu untuk membuat warga binaan bisa berguna bagi masyarakat, khususnya keluarganya, setelah nanti kembali ke lingkungan masyarakat.

Adapun rincian 15 program tersebut.

1. Mengantarkan 48 narapidana teroris berikrar kesetiaan kepada NKRI
2. Berkomitmen mendorong 681 satuan kerja satker pemasyarakatan mendapatkan predikat WBK/WBBM
3. Memberikan hak Remisi kepada 288.530 narapidana
4. Pemberian program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB) Cuti Bersyarat (CB) dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) kepada 69.358 narapidana
5. Pemberian rehabilitasi medis dan sosial kepada 21.540 narapidana pengguna narkotika
6. Pemberian layanan makanan siap saji di UPT pemasyarakatan Tangerang dan Nusakambangan
7. Pencegahan dan pengendalian penyakit menular di seluruh Lapas/Rutan
8. Peningkatan kualitas WBP menjadi SDM unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikasi kepada 35. 860 narapidana
9. Wujudkan ketahanan pangan melalui penanaman tanaman pangan seluas 100 ha
10. Mewujudkan zero overstaying
11. Mewujudkan penyelesaian overcrowding
12. Meningkatkan PNBP sebesar 7 miliar
13. Pembentukan kelompok masyarakat peduli pemasyarakatan pada tiap wilayah
14. Menyelenggarakan sekolah mandiri bagi anak merdeka belajar pada 19 LPKA; dan
15. Mewujudkan revitalisasi pengelolaan basan dan baran pada 64 Rupbasan.

Sementara itu, Dirjen Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, mengatakan, Media adalah mitra kerja lapas dan rutan sebagai jembatan untuk menyampaikan ke publik apa yang sudah dikerjakan. Sehingga apapun program lapas maka akan diketahui oleh publik.

“Pemasyarakatan pada umumnya sudah berbenah ini dibuktikan dengan adanya UPT yg meraih predikat WBK (wilayah bebas korupsi) sehingga IKM dan IPK di satker rata2 memuaskan,” tegasnya.

Reporter : May/Ita
Editor : Amin
publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *