Dedie Rachim: Jangan Hanya Sekedar Deklarasi Desa Bersinar Tapi Butuh Komitmen Anti Narkotika

Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim (tengah) usai acara deklarasi Desa Bersinar.

BOGOR, Kamis (05/09/2019) suaraindonesia-news.com – Kota Bogor menjadi rangkaian terakhir dari program Deklarasi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang diadakan secara serentak di Provinsi Jawa Barat.

Saat ini Jawa Barat menempati urutan tertinggi sebagai provinsi dengan jumlah pengguna narkoba terbanyak di Indonesia, demikian dikatakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat ditemui usai menghadiri Deklarasi Desa Bersinar di Gedung Kemuning Gading, Kamis (05/09).

Kota dan Kabupaten Bogor sendiri termasuk dalam daerah yang memiliki cukup banyak pengguna narkoba. Hal ini terlihat dari jumlah narapidana LP Paledang yang 70% – 80% nya merupakan tahanan narkoba.

“Jadi saya pikir ini sudah saatnya kita bantu Badan Nasional Narkotika (BNN), dan ini kepentingannya untuk kita semua. Bagaimana generasi muda kedepannya ini bisa lebih kompetitif tanpa narkoba. Kemudian mereka juga lebih punya daya saing karena memang kompetensinya dan kesehatan fisik serta rohaninya terjaga tanpa narkoba, jadi jangan hanya sekedar deklarasi Desa Bersinar, tapi dibutuh komitmen anti narkotika,” ungkapnya.

Ditambahkan Dedie, kegiatan deklarasi ini akan dimasifkan ke seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, agar setiap kelurahan membuat kegiatan yang mendukung gerakan anti narkoba.

“Saya berharap jangan hanya sekedar deklarasi Desa Bersinar, tapi dibutuh komitmen anti narkotika,” kata Dedie.

Kegiatan ini juga didukung oleh BNN Kabupaten Bogor yang hadir membawa kendaraan Dayamas dalam rangka mengedukasi masyarakat mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Kegiatan mobil Dayamas memberikan suatu informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang jenis atau bentuk-bentuk narkoba dan tentang program rehabilitasi yang ada di BNN. Baik itu rehabilitasi rawat inap, maupun rawat jalan bagi korban penyalahgunaan narkotika,” ungkap Gantara Lenggana, Kasubang Umum BNN Kabupaten Bogor.

Salah satu kelurahan yang telah menjalankan program Desa Bersinar ini adalah Kelurahan Curug, Kota Bogor.

Berdasarkan pengakuan dari Ketua LPM Curug, Himawan Satyaputra, program ini telah dijalankan di kelurahannya karena terkait dengan adanya kasus penyalahgunaan narkotika yang terjadi.

“Tentunya harapannya adalah acara ini bukan hanya acara ceremonial saja tetapi juga harus ada aksi yang nyata dan baik agar program ini berdampak sangat baik untuk seluruh masyarakat di Kota Bogor,” ujar Himawan.

Reporter : Shoofii/Dafi
Editor : Amin
Publisher : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here