Dalam Rangka HSN 2018, Disdik Sumenep Wajibkan Lembaga Pendidik Naungannya Gunakan Pakaian Ala Santri

oleh -152 views
Kepala Disdik Sumenep, A. Shadik

SUMENEP, Senin (22/10/2018) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2018 yang diselenggaran tiap tanggal 22 Oktober,  Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mewajibkan siswa-siswi di lembaga pendidikan yang berada di bawah naungannya, mulai dari TK hingga SMP, mengenakan pakaian ala santri. Kewajiban mengenakan pakaian ala santri ini berlaku sejak 22 sampai 26 Oktober 2018.

Kepala Disdik Sumenep, A. Shadik menjelaskan, kewajiban mengenakan pakaian ala santri tidak hanya berlaku kepada siswa saja. Namun, tenaga pendidik juga memiliki kewajiban yang sama.

“Ini hanya berlaku kepada siswa dan siswi yang beragama Islam. Di luar itu, sifatnya tidak wajib. Tergantung kepada yang bersangkutan,” kata Shadik, menjelaskan.

Menurutnya, kebijakan Disdik mewajibkan siswa mengenakan pakaian ala santri bertujuan menanamkan nilai-nilai kesantrian, seperti tawadhu’, hormat kepada guru dan orangtua, serta menyayangi yang lebih muda.

“Ini sengaja kami berlakukan selama enam hari, agar jiwa santri itu betul-betul melekat kepada anak-anak didik kami meski sekolah SD atau SMP. Kami berharap, dengan adanya Hari Santri ini, ke depan tidak ada lagi kasus siswa mencaci atau bahkan memukul guru atau berani kepada orangtuanya,” tegasnya.

Demi memastikan kebijakan tersebut betul-betul dilaksanakan di sekolah-sekolah, Shadik melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa sekolah di Sumenep, yaitu ke SMP 1, SMP 2, dan SD Pangarangan 1. Hasilnya, semua sekolah melaksanakan.

Reporter : Ifa
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan