BeritaNewsPemerintahan

Bupati Pamekasan Lepas 1.384 Calon Jemaah Haji 2026, Tekankan Niat dan Kedisiplinan Ibadah

38
×

Bupati Pamekasan Lepas 1.384 Calon Jemaah Haji 2026, Tekankan Niat dan Kedisiplinan Ibadah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260505 194409
Foto: Bupati Pamekasan bersama Kementerian Haji Abdul Halim saat foto bersama dengan Calon CJH.

PAMEKASAN, Selasa (05/05) suaraindonesia-news.com — Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Dr. KH. Kholilurrahman secara resmi melepas 1.384 calon jemaah haji (CJH) tahun 2026 di Masjid Agung As-Syuhada’ Pamekasan, Selasa (5/5/2026).

Prosesi pelepasan ditandai dengan pemakaian seragam haji kepada perwakilan CJH oleh Bupati Kholilurrahman. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pamekasan, Didik Hariadi.

Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman berharap seluruh calon jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan memperoleh predikat haji mabrur.

“Dengan adanya pelepasan dan pembekalan pada pagi ini, kita berharap dapat memperoleh haji dengan predikat mabrur,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena para calon jemaah yang telah menunggu antrean selama bertahun-tahun akhirnya dapat berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini dalam kondisi sehat.

Menurutnya, ibadah haji merupakan ibadah yang menguji kesabaran, termasuk dalam proses menunggu antrean keberangkatan.

Sebanyak 1.384 CJH Pamekasan tahun ini terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 73 sebanyak 309 jemaah, kloter 74 sebanyak 325 jemaah, kloter 75 sebanyak 376 jemaah, dan kloter 76 sebanyak 374 jemaah.

Bupati juga mengingatkan para jemaah untuk meluruskan niat serta tidak mengandalkan status sosial, jabatan, maupun harta dalam menjalankan ibadah.

“Mulai sekarang dilatih baca selawat, jangan mengandalkan kemampuan pribadi, jabatan, harta, dan kekayaan. Karena di mata Allah semuanya sama. Semoga semuanya mendapatkan haji mabrur,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan, meningkatkan kesabaran, memanfaatkan waktu di Tanah Suci untuk beribadah, serta mematuhi seluruh aturan haji.

Kepada petugas pendamping, Bupati meminta agar memberikan pelayanan dan bimbingan secara maksimal kepada para jemaah.

“Kepada petugas kami minta agar dapat membimbing dengan baik, karena ketika jemaah ditelantarkan itu pengkhianatan. Saya titip jemaah haji Pamekasan kepada seluruh pembimbing,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim, memastikan seluruh aspek pelayanan telah dipersiapkan secara maksimal, mulai dari pembagian kloter hingga pendampingan tenaga profesional.

“Sebanyak 1.384 jemaah ini terbagi dalam empat kloter, yakni kloter 73, 74, 75, dan 76. Setiap kloter akan didampingi oleh empat petugas, yaitu ketua kloter, dokter, perawat, dan pembimbing ibadah, sehingga pelayanan kepada jemaah bisa berjalan optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendampingan tersebut menjadi kunci untuk memastikan keamanan, kesehatan, dan kenyamanan jemaah selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Jemaah kami pastikan berangkat dalam kondisi siap, dan setibanya di Mekkah nanti akan tetap mendapatkan pendampingan penuh agar ibadah berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan