Bupati Maybrat Bernad Sagrim Komitmen Tingkatkan SDM di Bidang Pendidikan

oleh -42 views
Bupati Kab. Maybrat Drs. Bernard Sagrim, MM saat menggelar rapat bersama kepala Sekolah SD, SMP, SMU dan SMK di Kab. Maybrat.

MAYBRAT, Rabu (3/6/202) Beritaindonesia,news.com – Bupati Maybrat Drs Bernard Sagrim MM gelar rapat bersama para kepala sekolah, SD, SMP dan SMA di Kabupaten Maybrat, demi mewujudkan dan memajukan sumberdaya manusia (SDM) yang berdaya saing diberbagai sektor, rapat evaluasi tersebut dipusatkan di Alon Alon Vaitmayaf, ibukota Kabupaten Maybrat. Rabu (3/6/2020).

Bupati Kabupaten Maybrat, Bernad Sagrim dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemerintah daerah komitmen dan serius untuk meningkatkan motivasi bagi para tenaga pengajar dan mengevaluasi kebijakan Bantuan Operasional Sekolah Kabupaten Maybrat (BOSKAB), pemberian tunjangan jabatan kepala sekolah dan wakil kepsek, serta pemberian alat transportasi roda dua (motor).

Terkait Boskab, Bupati mengatakan, kebijakan itu diambil karena terbatasnya sumber dana bantuan operasional sekolah (dana BOS, red) untuk membiayai kebutuhan pendidikan di Kabupaten. Kebijakan Boskab sendiri adalah murni kebijakan Bupati Maybrat.

“Boskab itu kan bapak sendiri yang bikin disini, ada dana bos tapi ini kan sebenarnya tidak cukup, tida bisa bangun pendidikan disini, terpaksa saya munculkan satu regulasi lagi yakni Boskab, itu nomenklatur yang saya kasih nama sendiri, tapi ini banyak daerah lain sudah adopsi saya punya kebijakan itu, jadi saya mau evaluasi,” ungkap Bupati kepada wartawan usai tatap muka bersama para kepala sekolah baik SD, SMP, SMA se-Maybrat.

Untuk pemberlakuan Boskab, lanjut Bupati, akan dilakukan secara proporsional, bukan seperti dana bos, daerah atau sekolah-sekolah yang jauh akan menjadi fokus perhatian dari kebijakan boskab tersebut.

“Saya akan lakukan proporsional, jadi tidak bisa merata, kecuali dana bos, umpama daerah atau sekolah-sekolah yang jauh macam di Aisa, Sire atau Sabun, itu mereka boskabnya lebih besar karena berdasarkan tingkat kesulitan, supaya nanti kelebihan itu yang bisa mensubsidi kekurangan-kekurangan mereka seperti beli motor, beli meja dan kursi, atau bangku yang kurang,” ungkap Bupati.

Sementara untuk tunjangan jabatan, menurut Bupati, pengajar adalah penentu masa depan bagi generasi bangsa, tunjangan tersebut sampai sejauh ini telah diberlakukan bagi para pengajar sendiri. Untuk itu, Bupati mengaku, akan menaikan nilai operasional bagi pengajar sesuai evaluasi, termasuk juga diberikan motor sebagi alat transpor bagi kepala sekolah.

“Satu lagi kebijakan yang bapak lakukan adalah memberikan tunjagan jabatan bagi kepsek dan wakepsek, dua-dua dikasik tunjangan jabatan, karena bapak menganggap mereka ini bekerja untuk masa depan generasi bangsa ini mereka harus dihargai dan di dudukan pada porsi yang terbaik, jadi tunjangan itu sudah berjalan dan berlaku beberapa tahun ini,” tandas Bupati.

“Jadi mungkin nilai yang nanti kita evalusi, tahun depan mungkin bapak naikan, jadi tunjangan kepsek dan wakepsek kalau bapak rasa tidak sesuai untuk sekarang ya nanti dinaikan lagi, begitupun untuk pengawas, tadi bapak sudah perintahkan untuk pengadaan motor, bagi semua kepala-kepala sekolah harus dapat motor satu-satu karena kita mau membangun generasi bangsa yang baik, cerdas dan punya komitmen untuk membangun daerah,” tutup Bupati Bernad Sagrim.

Reporter : Onesimus
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *