BSA: Pengurusan BPJS PBI Jangan Dijadikan Ajang Politik

oleh -39 views
Foto: BSA saat Reses tahap II di kafe Loemapada Desa Bakaran Batu Lubuk Pakam. (Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Jum’at (28/6) suaraindonesia-news.com – Anggota DPRD Deli Serdang, Bayu Sumantri Agung (BSA), menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pengurusan BPJS PBI dan meminta agar tidak ada politisasi dalam proses tersebut. Pernyataan ini disampaikan menyusul laporan masyarakat yang menyebut pengurusan BPJS PBI melalui Dinas Sosial Deli Serdang mengalami kendala dan diduga dipolitisasi oleh oknum yang berencana maju sebagai calon Bupati Deli Serdang.

“Saya menerima banyak laporan bahwa masyarakat yang mengurus BPJS PBI mengalami kesulitan dan tidak ditindaklanjuti, bahkan ada yang sampai setahun belum selesai. Ini sangat miris dan memprihatinkan,” tegas Bayu Sumantri Agung (BSA) dalam sambutannya saat Reses tahap II di Kafe Loemapada, Desa Bakaran Batu, Lubuk Pakam.

BSA, yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Deli Serdang, berjanji akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat kurang mampu agar mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Ia menekankan bahwa bantuan seperti BPJS PBI tidak boleh dijadikan alat politik, terutama menjelang Pilkada.

“Kepada dinas terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang, saya minta untuk memperbaiki kinerja mereka dalam mengakomodir warga kurang mampu. Jangan ada politisasi sehingga warga sangat sulit untuk mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan reses yang dihadiri ratusan warga Kecamatan Lubuk Pakam, BSA juga menyoroti layanan kesehatan di Kabupaten Deli Serdang yang menurutnya masih perlu banyak perbaikan. Ia mencontohkan bagaimana layanan di rumah sakit pemerintah daerah sering kali memerlukan campur tangan pejabat agar bisa berjalan lancar.

Baca Juga: Kunjungi Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya, Menteri AHY Pastikan Urusan Pertanahan dan Tata Ruang Berjalan Baik

“Saya rasa cara-cara seperti ini harus diperbaiki. Mengapa di Kota Medan masyarakat bisa dilayani hanya dengan KTP saja, kenapa di Deli Serdang tidak bisa seperti itu? Ini harus diperbaiki agar masyarakat dapat terlayani kesehatannya tanpa diskriminasi,” tambahnya.

BSA juga menegaskan bahwa anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program jaminan kesehatan adalah hak masyarakat dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia berharap Rumah Sakit Umum Pemerintah Daerah Kabupaten Deli Serdang meningkatkan layanannya dan tidak mempersulit masyarakat.

“Kasihan masyarakat kalau dipersulit. Kita harus memastikan mereka mendapatkan layanan yang mereka butuhkan tanpa hambatan,” jelasnya.

Mengakhiri kegiatan reses, BSA mengajak masyarakat untuk berdoa agar dirinya diberi kesehatan dan kekuatan untuk terus memperjuangkan hak-hak mereka. BSA, yang telah terpilih kembali untuk periode 2024-2029, juga mendapat mandat dari DPP PAN untuk maju sebagai calon Bupati Deli Serdang pada Pilkada November 2024.

“Kami akan terus berjuang membela aspirasi masyarakat Kabupaten Deli Serdang,” tutupnya.

Reporter: M. Habil Syah
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan