BPJS Kesehatan Sosialisasikan Perpres Nomor 82 Tahun 2018

Suasana saat sosialisasi

GUNUNGSITOLI, Rabu (5/12/2018) suaraindonesia-news.com – Tingkatkan kesadaran dan pemahaman program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli sosialisasi Program JKN-KIS dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan kepada PPNPN APBD di Pemerintahan Kota Gunungsitoli.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Assisten 3 Kota Gunungsitoli, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan, Dinas Penanaman Modal dan PPTSP, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kominfo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kelautan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR dan Camat se Kota Gunungsitoli berjalan lancar, Rabu (05/12)

Assisten tiga Kota Gunungsitoli, Folata Mendrofa dalam sambutannya saat membuka secara resmi sosialisasi tersebut menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan.

“Atas nama pemerintah Kota Gunungsitoli mengapresiasi kerja keras BPJS Kesehatan yang giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang aturan dan regulasi terbaru seputar program JKN-KIS,” ucapnya.

Lebih lanjut, Folata mengharap sosialisasi ini dijadikan sebagai momentum bagi semua pihak untuk lebih peduli lagi akan pentingnya program JKN-KIS.

“Kesuksesan JKN-KIS adalah tanggung jawab kita semua, sebab kita semua pasti akan membutuhkannya. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta yang hadir, agar turut serta dalam menyukseskan program ini,” ajak asisten tiga Kota Gunungsitoli itu.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan, Buara Ginting dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada para peserta sosialiasi yang telah hadir dalam pertemuan tersebut.

“Saya mewakili BPJS Kesehatan mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta sosialisasi, yang tetap antusias dalam mengikuti setiap pertemuan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Terlebih-lebih kami mengucapkan terimakasih kepada Assisten 3 Kota Gunungsitoli yang telah mendukung berjalannya program JKN-KIS di Kota Gunungsitoli, terlebih atas ajakkan bagi peserta untuk membaca dan memahami Perpres 82 Tahun 2018,“ Ucapnya.

Diakhir sambutannya, Buara Ginting menyampaikan perubahan jumlah bulan tertunggak iuran JKN-KIS yang dapat ditagihkan.

“Saya menghimbau agar segera melakukan pelunasan iuran JKN-KIS sebelum tanggal 18 Desember 2018, karena pertanggal 18 Desember 2018, jumlah maksimal tunggakan iuran yang dapat ditagihkan adalah 24 bulan. Jumlah bulan tunggakan iuran JKN-KIS mengalami perubahan, dari 12 bulan menjadi 24 bulan. Untuk itu manfaatkan kesempatan ini dan lunasi tunggakan iuran JKN-KIS sebelum tanggal 18 Desember Tahun 2018,” ajaknya.

Reporter : Topan
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here