Bintara Polisi Diduga Dianiaya Seniornya di Sumbar, Kornas TRC PA Minta Kapolri Tindak Tegas Pelaku

oleh
SDC, seorang perwira polisi berpangkat Ipda yang diduga dianiaya oleh seniornya dengan alasan telat apel.

SURABAYA, Kamis (26/3/2020) suaraindonesia-news.com – Lagi – lagi Korp Kepolisian RI dihebohkan dengan kejadian dugaan penganiayaan sesama anggota. Seperti diberitakan berbagai media online di Sumbar, Bintara polisi di Polres Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), diduga dianiaya seniornya inisial SDC, seorang perwira polisi berpangkat Ipda dengan alasan Bintara itu telat apel.

Peristiwa penganiayaan itu seperti terekam dalam video yang menyebar di dunia maya, Polda Sumbar sendiri sudah mengambil tindakan pemeriksaan atas kejadian tersebut.

Terkait kasus itu, Kalemdikpol Polri Komjen Arief Sulistyanto memberi tanggapan. Bahwa pihaknya bekerja di hulu, dengan adanya fenomena seperti ini harus menjadi pelajaran bagi taruna Akpol (calon perwira polisi) yang saat ini sedang dalam program pendidikan.

“Sejak saya menjabat Kalemdiklat sudah saya buat komitmen integritas terhadap seluruh taruna,” beber Arief dalam keterangannya, Kamis (26/3).

Arief menjelaskan, biasanya perwira polisi yang bersikap tidak profesional itu bermasalah saat menjalani pendidikan.

Menanggapi kejadian itu, Naumi Lania, Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) mengaku sangat kecewa, dan meminta Kapolri Jendral Idham Azis agar pelaku di copot dengan tidak hormat dari jabatannya.

“Bukan eranya, kekerasan fisik tak lagi pantas di pertontonkan di kalangan kepolisian, apalagi di kalangan perwira, karena tidak ada pelajaran positif yang bisa di ambil dengan sebuah kekerasan,” tegas aktivis yang akrab disapa Bunda Naumi ini.

Reporter : Trisula/Hls
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *