Amp Kebanjiran Pesanan

oleh

Bogor, suaraindonesia-news.comDalam rangka peresmian pengoperasian Asphalt Mixing Plant (AMP) dan pembangunan Quarry Gunung Bitung beberapa waktu yang lalu, Direktur Utama (Dirut) PT Prayoga Radjab Tampubolon mengatakan,”Asphalt Mixing Plant (AMP) Sentul yang di produksi PT Prayoga pertambangan dan Energi (PPE) Kabupaten Bogor,sudah kebanjiran pesanan dari berbagai pengusaha,baik dalam maupun di luar Bogor.

Menurut radjab,jumlah pesanan di luar Pemda sudah mencapai 60 ribu ton.untuk Sukabumi sendiri 20 ribu ton, Jakarta sekitar 30 ribu ton, sedangkan Peacekeeping Force-Sentul memesan 10 ribu ton, ia juga menambahkan,AMP Sentul merupakan salah satu dari 5 unit bisnis PPE yang akan beroperasi di masa yang akan datang di samping Quarry, Gas energi,serta penyewaan alat-alat berat.

AMP Sentul sendiri kata Radjab berdiri di atas lahan 1 hektar yang di pergunakan untuk persiapan pengolahan Aspal dengan pasilitas yang lengkap dari hulu sampai hilir. sementara Quarry Gunung Bitung berdiri di atas lahan seluas 13,2 Hektar, terdiri dari 9,5 Ha lahan tambang, 3,7 Ha untuk lokasi pengelolahan tuturnya.

Sementara Bupati Kab Bogor, Rahmat Yasin dalam sambutannya mengungkapkan, ide dasar dalam pembangunan AMP ini,bermula dari pengalaman pahit ketika berhadapan dengan oknum pengusaha yang hanya ingin mengambil sumber daya alam saja. Ry juga mengatakan bahwa pertambangan yang ada di wilayah Kab Bogor ini bisa di manfaatkan dengan baik melalui PPE sehingga Alam di Kab.Bogor ini terpelihara dengan baik. 

Reporter : Iran G Hasibuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *