Akhirnya, DPUTR Dan Dinas Pengairan Propinsi, Disomasi LIRA

oleh
Tanggul yang rusak masih belum ada perhatian.

LUMAJANG, Kamis (272/2020) suaraindonesia-news.com – Soal, tanggul yang sudah 5 tahun rusak tidak ada perbaikan dari dinas terkait, DPD LIRA Lumajang, layangkan surat somasi kepada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Lumajang dan Dinas Pengairan Propinsi Jawa Timur Wilayah Lumajang.

Menurut Bupati DPD LIRA Lumajang, Angga Dhatu Nagara, hal ini dilakukan karena tidak ada kepedulian dari dinas terkait akan hal tersebut.

“Itu sudah lama loh, 5 tahun. Masak selama itu, dan kasih waktu 7 hari sejak surat dilayangkan,” ungkapnya.

Dan itu, kata Angga adalah fasilitas umum, dan usulan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Yosowilangun Lor harus dipenuhi.

“Malah ada juga plengsengan yang rusak, menggerus pinggiran sungai, bisa membahayakan rumah sekitarnya,” ungkapnya usai bertemu dengan Kepala Desa (Kades) Yosowilangun Lor, Rudi Hartono.

Dalam hal perbaikan tanggul dan plengsengan, Kades Yosowilangun Lor, Rudi Hartono, membenarkan permintaannya. Dan pihaknya merasa terbantu dengan pemberitaan media, dan sangat berterimakasih atas bantuan dari DPD LIRA Lumajang, agar bisa mempercepat proses perbaikan.

Sementara itu, dari warga sekitar tanggul yang rusak, Widady menyampaikan kalau sampai saat ini belum ada pengecekan atas perbaikan tanggul tersebut.

“Belum ada pengecekan sama sekali dari pihak terkait, hanya pak Kades saja yang melihat ke lokasi waktu itu,” ujarnya.

Dan sangat menyayangkan pihak dinas terkait yang tidak memperhatikan kepentingan umum. Dari informasi yang diterima media ini, sempat pada tahun 2019 lalu, ada pengalihan anggaran perbaikan tanggul di Yosowilangun Lor ke perbaikan tanggul di Dusun Genitri, Desa Rowokangkung.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *