Ahli Waris Mengajukan Mediasi Kedua ke Pemdes Kajen

oleh -75 views
Ahli waris Aminah - Tasmo saat menyampaikan permohonan mediasi kepada Pemerintah Desa Kajen.

PATI, Selasa (12/10/21) suaraindonesia-news.com – Ahli Waris Aminah – Tasmo, mengajukan mediasi kedua ke Pemerintah Desa Kajen Kecamatan Margoyoso, Selasa (12/10/21).

Hal itu dilakukan, mengingat mediasi pertama yang difasilitasi oleh pemdes setempat pada Sabtu 9 Oktober 2021, hanya dihadiri pemohon dan tidak dihadiri oleh pihak lainnya, yaitu penjual dan pembeli sebidang tanah Hak Milik Nomor 104 Desa Kajen.

Menurut Sekretaris Desa Kajen, kedua pihak tersebut telah dilayangkan surat undangan untuk menghadiri mediasi.

Atas ketidakhadiran kedua pihak itu, Tasni dan Kasnah selaku ahli waris sangat menyayangkan.

“Tujuan mediasi kan untuk meluruskan agar tidak terjadi saling sengketa atas jual – beli tanah yang merupakan peninggalan orang tua kami, Aminah – Tasmo”, ungkap Kasnah.

Mediasi ini, menurutnya, justru untuk kepentingan bersama guna mencari solusi agar didapat kesepakatan yang seadil – adilnya atas jual – beli tanah dengan harga 1 milyar rupiah tersebut.

Dia menambahkan, sebelum dilakukan upaya hukum berupa gugatan, pihaknya berharap dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Upaya hukum dimaksud, Kasnah menjelaskan, karena terdapat kekeliruan penulisan nama di Sertifikat Hak Milik Nomor 104 itu.

“Sebelum berganti nama menjadi Siti Halimah, sertifikat itu semula tertulis nama Aminah Binti Sarjono Janda Tamso. Padahal, ibu kami namanya Aminah Binti Sarjono dan ayah kami bernama Tasmo, bukan Tamso”, ujar Kasnah.

Seharusnya disertifikat itu, menurut dia, tertulis nama Aminah Binti Sarjono Janda Tasmo.

Dengan dasar itu, pihaknya menilai ada cacat hukum administratif, sehingga dapat dilakukan upaya pembatalan sertifikat karena tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

“Itu apabila nanti di mediasi kedua tidak tercapai kesepakatan, maka dapat dilakukan upaya hukum”, tegas Kasnah.

Oleh karena itu, pihaknya berharap, pada mediasi kedua yang dijadwalkan Pemdes Kajen nanti dapat dihadiri semua pihak, sehingga persoalan jual – beli tanah dimaksud, segera selesai.

Reporter : Usman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *