ghj 3

Pemkot Batu Kucurkan Dana Kelurahan 2018 Rp 7,5 Miliar

KOTA BATU, Senin (22/10/2018) suaraindonesia-news.com – Program Pemerintah yang akan memberikan dana kelurahan mulai tahun 2019 mendatang ternyata kedahuluhan satu tahun dengan Pemerintah Kota (Pemkot Batu). Kota Batu yang baru berusia 17 tahun itu sejak tahun 2018 sudah mengucurkan dana kelurahan sekitar Rp 7,5 Miliar.

Wakil Walikota Batu Punjul Santoso saat ditemui usai menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2018 mengungkapkan sebelum pemerintah pusat meluncurkan program dana kelurahan, Pemkot Batu sudah menganggarkan dana Kelurahan mulai tahun 2018 dengan besaran masing-masing kelurahan sebesar Rp 1,5 Miliar.

“Sebelum pusat menganggarkan, kita sudah menganggarkan melalui dana APBD 2018 dan 2019 . besarnya bantuan dana hibah itu masing-masing sekitar Rp 1,5 miliar, di lima kelurahan di kota Batu itu, namun jumlah persisnya kami tidak hafal, karena itu menyangkut data,” Kata Punjul.

Menurutnya, alasan pemberian dana untuk kelurahan itu sama apa yang disampaikan oleh pemerintah pusat, dimana desa mendapatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), sementara kelurahan tidak mendapatkan. Akhirnya dengan alasan itu, Pemkot Batu memutuskan untuk menggucurkan dana Kelurahan.

“Pemberian dana kelurahan di lima kelurahan di kota Batu itu dimaksudkan agar tidak ada kecemburuan antara desa dan kelurahan, sebab perlu diketahui sejak lama desa sudah mendapat bantuan ADD dan DD, sementara kelurahan belum mendapatkan sama sekali, biar adil mereka di kasihkan sekalian,” ungkap Punjul Santoso.

Menurutnya, alokasi anggaran pembangunan yang dulunya proyek fisik tercaver oleh Dinas Cipta Karya dan Bina Marga, sejak 2018 bisa dilakukan melalui dana kelurahan, proyek pavingisasi yang nilainya kecil yang terdapat di gang-gang dapat dianggarkan melalui dana kelurahan, tapi nilai besar tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah kota.

“Penggunaan dana kelurahan itu sama seperti ADD maupun Dana Desa, regulasinya harus jelas, penggunaan anggaranpun tidak terjadi tumpang tindih dengan anggaran lainnya yang menggunakan APBD maupun APBN,” ungkapnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Imam