BLORA, Rabu (18/6) suaraindonesia-news.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep., mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Blora.
Dalam kegiatan sosialisasi yang digelar bersama mitra kerja, Edy menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Tidak cukup hanya dari pemerintah pusat atau daerah,” ujarnya.
Kabupaten Blora, menurut Edy, mencatat perkembangan yang positif. Saat ini terdapat 10 dapur MBG yang telah aktif beroperasi, sementara 28 lainnya telah menyatakan kesiapan dari total target 60 dapur. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan daerah lain di sekitarnya.
Meski begitu, Edy menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan publik dan kerja sama yang transparan dalam pengelolaan dapur MBG.
“Kami pastikan mitra yang bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) tetap mendapat manfaat ekonomi yang layak. Jika diperlukan, pendampingan langsung akan dilakukan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan program ini harus mengikuti prinsip tata kelola yang bersih dan terbuka.
“Ini program untuk masyarakat. Tidak boleh ada ruang untuk praktik menyimpang,” tegasnya.
Program MBG menargetkan anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama, dengan tambahan alokasi sekitar 10 persen bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Beberapa wilayah terpencil, termasuk Bangklean, juga akan menjadi prioritas pembangunan dapur agar cakupan layanan lebih merata.
Terkait jadwal pelaksanaan, Edy berharap dapur tahap pertama sudah dapat beroperasi pada Juli, dengan target seluruh dapur aktif pada Agustus atau September 2025.
Program MBG merupakan bagian dari upaya mewujudkan generasi sehat dan berkualitas melalui intervensi gizi yang merata dan berkelanjutan.













