SAMPANG, Minggu (9/6) suaraindonesia-news.com – Ini menarik. Satu-satunya bakal calon Bupati Sampang KH Muhammad Bin Mu’afi Zaini (Gus Mamak), pada Pilkada serentak Tahun 2024, yang memiliki Universitas Nazhatut Thullab (UNT) Al-Muafa, Jl Diponegoro Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Kenapa menarik? Karena Universitas Nazhatut Thullab (UNT) Al-Muafa, merupakan universitas satu-satunya di Kabupaten Sampang. UNT Al–Muafa memiliki 2 Fakultas dan 7 Program Studinya. Fakultas Ilmu Kesehatan dengan program studinya, D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, S1 GIZI, dan Profesi Ners.
Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis dengan program studinya, S1 Agribisnis, S1 Bisnis Digital, S1 Kewirausahaan, dan S1 Perdagangan Internasional. Ada kemungkinan, di masa mendatang ada penambahan fakultas dan program studi di UNT Al–Muafa Sampang.
Menariknya, di Universitas Nazhatut Thullab Al–Muafa Sampang, juga membuka kuliah online dengan program studi S1. Kuliah online ini program kelas karyawan. Pembelajarannya secara daring (online) dan luring (tatap muka), yang Ter-Akreditasi Baik.
Program studi S1 bagi kelas karyawan yaitu S1 Agribisnis, S1 Bisnis Digital, dan S1 Kewira Usahaan. Kuliah online di Universitas Nazhatut Thullab (UNT) Al-Muafa Sampang, merupakan solusi kuliah S1 untuk karyawan, perangkat desa, dan pengusaha.
Baca Juga: Selain Pengasuh Ponpes Nazhatut Thullab, Bacabup Gus Mamak Juga Pemilik Beberapa Lembaga Pendidikan
Seperti diberitakan sebelumnya, selain sebagai pengasuh Ponpes Besar Nazhatut Thullab Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Sampang, KH Muhammad Bin Mu’afi Zaini (Gus Mamak), juga memiliki lembaga pendidikan formal mulai dari SMP Nazhatut Thullab, MTs Nazhatut Thullab, SMA Nazhatut Thullab, SMK Nazhatut Thullab, MA Nazhatut Thullab, dan Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang.
Tidak dapat dipungkiri kiprahnya dalam dunia Pondok Pesantren dan dunia Pendidikan Formal, cukup berpengalaman dan membuni. Sehingga, kelemahan dunia pendidikan Sampang, dengan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), akan dapat diatasi dan ditingkatkan lebih baik lagi.
Sejalan dengan pernyataan menarik Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, Imam Abu Cholid, yang mengingatkan masyarakat dalam Pilkada Sampang, agar memilih pemimpin yang perduli pada kemajuan dunia pendidikan Sampang.
Sehingga, sangatlah pas dengan kiprah Bacabup KH Muhammad Bin Mu’afi Zaini (Gus Mamak), yang mampu memajukan Pondok Pesantrenya dan beberapa lembaga pendidikan formal yang dimilikinya. Salah satunya, Universitas Nazhatut Thullab (UNT) Al-Muafa Sampang, yang memiliki 2 Fakultas dan 7 Program Studi.
Sesuai data Dewan Pendidikan Sampang, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sampang, berada di urutan ke 36 dari 38 Kabupaten/Kota se–Jawa Timur. Juga, masalah sarana dan prasarana sekolah dasar yang masih banyak rusak berat. Kwalitas guru pengajar yang masih rendah dan terkesan kurang memiliki jiwa pendidik. Dan, Image sekolah Negeri yang kalah dengan sekolah swasta.
Baca Juga: Jaga Kebersihan Lingkungan, Babinsa Desa Jalmak Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti
“Data Dewan Pendidikan Sampang yang berhasil dikumpulkan, sementara ini kebutuhan ijazah paket jumlahnya sebanyak 15.703 orang, dengan catatan mereka di atas usia 25 tahun, yang belum memiliki ijazah formal,” ungkap Imam.
Rinciannya, tingkat SD setara Paket A membutuhkan 2.226 Ijazah. Paket B setara SLTP sebanyak 6.437. Dan Paket C setara SMA sebanyak 7.040 ijazah. Itu baru 9 kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang.
“Masih ada 5 kecamatan yang belum di data, yaitu kecamatan Torjun, Sokobanah, Banyuates, Ketapang, dan kecamatan Karang Penang,” imbuhnya.
Reporter: Nora
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri












