Berita

Latihan Perang Garuda Shield 2021 TNI AD – US Army Resmi Ditutup

×

Latihan Perang Garuda Shield 2021 TNI AD – US Army Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini
IMG 20210814 210403
Penyerahan cenderamata mandau senjata khas suku Dayak Kalimantan oleh Pangdam VI/Mulawarman kepada komandan latihan US Army saat upacara penutupan Garuda Shield ke 15 tahun 2021 di lapangan Batalyon Raider 600/Modang, Sabtu (14/8/2021).

BALIKPAPAN, Sabtu (14/8/2021) suaraindonesia-news.com – Latihan perang antara TNI AD dengan Tentara Amerika Serikat (US Army) yang dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Amborawang, Kalimantan Timur, berakhir pada Sabtu, (14/8/2021).

Latihan perang bertajuk Garuda Shield ke 15 tahun 2021 ini disebut sebagai latihan terbesar dengan melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 prajurit US Army.

Latihan digelar mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 di tiga wilayah yaitu Puslatpur Kodiklatad Baturaja di Palembang, Puslatpur Makalisung di Manado Sulawesi Utara, dan Puslatpur Amborawang, Kalimantan Timur.

Untuk latihan perang yang dilaksanakan di Puslatpur Amborang TNI menurunkan sebanyak 250 Prajurit TNI AD dan 126 prajurit US Army.

Prosesi penutupan dilaksanakan di Markas Raider 600/Modang di Jalan Mulawarman, Manggar, Kota Balikpapan.

Dalam upacara penutupan ini, Irjenad Letjen TNI Benny Susanto menjadi Inspektur Upacara. Hadir dalam giat upacara Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, Komandan Batalyon Raider 600/Modang, Danlanal Balikpapan, Danlanud Dhomber Balikpapan, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang dan Forkopimda Provinsi Kaltim.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam amanatnya yang di bacakan oleh Inspektur Upacara Irjenad Letjen TNI Benni Susanto menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta atas terselenggaranya latihan bersama Garuda Shield ke 15 tahun 2021 sesuai dengan yang direncanakan.

“Latihan bersama Garuda Shield ke 15 berbeda dengan yang sebelumnya, karena dilaksanakan di tiga wilayah latihan secara pararel. Dan latihan ini dirasakan manfaatnya bagi kedua angkatan darat dalam meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan profesionalisme kemampuan prajurit militer,” ucapnya.

Lanjutnya, terjalinnya hubungan person to person lebih kuat saling berinteraksi, berbagi ilmu dan pengalaman, ide maupun pendapat, dan memecahkan berbagai persoalan taktis yang di hadapi sekaligus menumbuhkan sikap saling percaya, saling mengerti dan saling menghargai.

“Saya berharap apa yang kita upayakan bersama ini, akan semakin mempererat kerja sama bagi kedua angkatan darat. Sinergi mulai dari level strategis sampai dengan tingkat operasional akan semakin mudah terbentuk melalui komunikasi secara langsung dilapangan. Sehingga membawa kontribusi nyata bagi terwujudnya perdamaian dan stabilitas keamanan di kawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan, dari hasil latihan bersama banyak hal yang di dapatkan. Semangat kebersamaan, membangun hubungan antara prajurit TNI AD dan US Army yang sangat kental akan terus ditingkatkan.

Terkait dengan masalah materi latihan, menurut Pangdam, tetap akan ada evaluasi dari kegiatan yang sudah dilaksanakan.

“Saya berharap latihan ini tidak hanya sampai disini saja, tapi bisa terus berkembang melalui satuan-satuan yang lain,” kata Pangdam.

Untuk evaluasi dari hasil latihan bersama Garuda Shield yang sudah dilaksanakan, kata Pangdam, sudah disampaikan oleh komandan latihan dalam hal ini Kodiklatad mulai dari perencanaan awal sampai dengan pelaksanaannya.

“Secara umum latihan berjalan dengan baik dan sukses, karena materi-materi latihan yang dilaksanakan bersama-sama dengan baik. Namun tetap ada beberapa hal yang menjadi catatan kita untuk kedepan yang bisa kita laksanakan pada event latihan berikutnya,” terang Pangdam.

Prosesi penutupan ini dirangkai dengan penyematan tanda telah mengikuti latihan yang di sematkan dilengan kanan kepada perwakikan prajurit TNI dan US Army secara simbolis oleh Irjenad Letjen TNI Benny Susanto serta penyerahan cenderamata berupa mandau yang merupakan senjata khas suku Dayak Kalimantan oleh Pangdam VI/Mulawarman kepada komandan latihan US Army.

Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful