Kawanan Pembuat Teror, Diringkus Tim Anti Teror Polres Lumajang

Pelaku Solikin bersama Kasat Reskrim Polres Lumajang dan jajaran

LUMAJANG, Kamis (12/7/2018) suaraindonesia-news.com – Tim Anti Teror Polres Lumajang, yaitu Gabungan dari Sat Intelkam & Unit Resmob Satreskrim Polres Lumajang, ringkus kawanan pemuda pembuat teror di wilayah hukum Polres Lumajang ini.

Tim Anti Teror yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran SH M.Hum telah berhasil ungkap kasus pelemparan batu dijalan umum terhadap kendaraan roda 4 yang dalam bahasa inggrisnya “street crime”.

Pengungkapan ini berdasarkan atas laporan warga nomor : LP/2000/VII/2018/JATIM/RES LMJ,
Tgl 9 Juli 2018.

Yang mana kejadian tersebut terjadi pada Minggu (8/7) lalu, sekitar pukul 23.00 wib, di Jalan Raya depan SMA Negeri 1 Tempeh Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Kebetulan korban ini adalah anggota Polres Lumajang, bernama Ade Mones Ilham (29), warga Jalan Kapten Suwandak XII/10 Rt 02 Rw 05 Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang, yang bertugas di Ba Satlantas Polres Lumajang,” jelas Kasat Reskrim kepada sejumlah media tadi malam.

Dan menurut AKP Hasran, ada tiga pelaku yang sudah diamankan oleh pihak kepolisian Polres Lumajang. Yang pertama atas nama Solikin (19), warga Dusun Tempuran, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

“Solikin ini berperan sebagai joki sekalian pemilik Ranmor merk Yamaha Vixion tahun 2011 warna hitam nopol : N 4640 ZV, NoKa : MH33C1005BK658665 dan NoSin : 3C1659517,” ungkapnya.

Selain Solikin masih ada dua pelaku lainnya, yaitu atas nama Slamet, warga Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, namun pelaku masih belum tertangkap.

“Begitu juga dengan pelaku atas nama Jefri, warga Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang juga belum tertangkap, dan dia yang berperan sebagai pelempar batunya,” bebernya.

Ada beberapa barang bukti (BB) yang berhasil diamankan pihak Tim Anti Teror, antara lain : 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Vixion tahun 2011, warna hitam nopol : N 4640 ZV, No.Ka : MH33C1005BK658665, No.Sin : 3C1659517 a/n Achmad Sugandu, warga Dusun Kebonan, Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

“Dan ada juga pecahan kaca kendaraan R4 jenis Toyota Kijang Innova tahun 2010 warna silver metalik Nopol : N 838 ZZ,” ujar mantan Kasat Narkoba Polres Jombang ini.

Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku yaitu selesai pesta miras jenis alkohol 70 persen, yang di oplos sendiri, kemudian dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion bersama kedua teman lainnya, melemparkan batu ke arah kendaraan yang berpapasan dengan mereka dan mengenai pada bagian kaca mobil depan sehingga mengakibatkan kaca mobil korban pecah.

“Hasil dari introgasi terhadap pelaku, Solikin mengakui, bahwa ketiga pelaku tersebut pada hari itu juga melakukan perbuatan serupa di jalan raya Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang terhadap sebuah mobil Luxio yang berpapasan dengan pelaku, namun korban belum membuat laporan Polisi sampai dengan sekarang,” tambahnya.

Dengan upaya pendekatan secara persuasif dan humanis, kata AKP Hasran, pihak keluarga telah menyerahkan Pelaku ke Polsek Tempeh Lumajang pada hari Rabu (11/7) malam.

Pelaku ini akan dijerat dengan pasal berlapis, karena melakukan tindak pidana kekerasan terhadap barang dan atau pengerusakan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 55 Jo Pasal 406 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 Tahun 6 bulan.

“Rencana lebih lanjut yaitu mencari dan menemukan pelaku lain yang terkait. Sekaligus mengembangkan terhadap dugaan adanya korban lain yang terkait. Dan untuk kepentingan penyidikan, terhadap tersangka dilakukan penahanan di Rutan Polres Lumajang,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Panji Agira
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here