Warga Miskin Sampang Banyak Yang Luput Dari Program Bantuan Pemkab

oleh -67 views
Salah satu kondisi rumah seorang warga (Hartiningsih) disampang

SAMPANG, Selasa (07/08/2018) suaraindonesia-news.com – Sungguh ironis. Di tengah kota Sampang tepatnya di Jl Aji Gunung Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang, masih ada dan banyak warga miskin yang hidup menderita dengan kondisi rumah sangat tidak layak huni. Ironisnta lagi, selama ini warga miskin ini sering luput dari program bantuan pemerintah setempat. Terutama bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

Dia adalah Hartiningsih (45), janda miskin warga Jln. Aji Gunung 1 RT 003 RW 004, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang ini membutuhkan rumah bantuan yang layak huni. Pasalnya, sejak berpisah dengan suaminya beberapa tahun lalu, ia tinggal di rumah seluas 6×12 meter dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Hartiningsih sedang duduk di kursi depan rumahnya saat wartawan suaraindonesia-news.com bersama salah satu anggota Binmas Polres Sampang Brigpol Dody Fitria Darissalam SH MH mengunjunginya, Selasa (07/08/2018). Dengan wajah pucat dan berjalan pelan, ia mempersilakan masuk kedalam rumahnya.

Lantai rumah yang terbuat dari hamparan semen itu hampir hancur karena terkena panas matahari dan juga air hujan masuk ke dalam. Beberapa perabot yang berserakan menjadi pemandangan yang memprihatinkan.

Dinding rumahnya yang terbuat dari tembok tanpa dilengkapi pintu dan jendela. Kondisi atap rumahnya hancur dan bolong, sehingga jika turun hujan air langsung masuk ke dalam rumahnya.
Rumah ini memiliki tiga kamar tidur, namun tidak bisa digunakan karena kondisi atap yang hancur berantakan.

Hartiningsih menceritakan, bahwa beberapa tahun silam sejak di ceraikan oleh suaminya dengan satu orang anak, dan sudah bekerja di Kota Surabaya. Namun saat ini, ia tinggal seorang diri.

“Anak saya sudah bekerja di Surabaya, tapi masih belum mapan. Belum bisa membantu saya sepenuhnya,” lanjutnya.

Sejak ditinggal suaminya, ia bekerja sebagai penjual gorengan keliling. Dengan raut wajah sedih saat berbincang, ia juga menceritakan bahwa dirinya sudah pernah mengusulkan bantuan, tapi hingga sekarang belum mendapatkan rumah bantuan layak huni tersebut.

“Hingga saat ini kami belum pernah merasakan bantuan apapun dari pemerintah, baik itu bantuan tunai maupun non tunai. Ada makan satu hari sekali aja udah lebih dari cukup,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Dikatakan Hartiningsih, dirinya tidak punya harta dan uang untuk memperbaiki rumah warisan yang berdiri diatas tanah mereka sendiri itu.
“Jangankan untuk perbaiki rumah, untuk makan sehari-hari saja serba kekurangan. Hari-hari kami hanya dipenuhi doa, air mata dan air hujan,” urainya.

Karena itulah, kata Hartiningsih lagi, dirinya sangat berharap mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sampang berupa rumah bantuan.

Sementara itu, salah satu anggota Binmas Polres Sampang Brigpol Dody Fitria saat memberikan santunan berupa sembako dan sejumlah uang kepada Hartiningsih mengatakan, bahwa rumah janda miskin tersebut sangat tidak layak dan sangat membahayakan nyawanya apabila musim hujan dan angin kencang.

“Rumah ini sangat tidak layak, kebetulan Binmas itu punya program yang salah satunya (Polmaskin) Polisi masyarakat miskin. Jadi, apabila masyarakat yang butuh bantuan bisa menyampaikan secara langsung maupun dumai dan WA pribadi,” ujar Dody.

Dody berharap dengan publikasi melalui media online ini, pemerintah beserta perangkat-perangkatnya tahu dan memberi bantuan kepada Hartiningsih.

“Kami sudah memberikan bantuan sedikit untuk keperluan biaya hidup alakadarnya,” kata Dody.

Menurut Dody, pemberian santuan kepada warga yang tidak mampu bertujuan untuk mengasah rasa kepedulian dan empati anggota Polres Sampang terhadap masyarakat yang kurang mampu.

“Jika dilihat dari nilainya memang tidak seberapa. Namun, bagi orang yang tidak mampu, bantuan itu sangat berguna bagi mereka. Paling tidak, bisa meringankan kesulitannya,” pungkas Dody.

Reporter : Nora/luluk
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *