Wanita Ditemukan Tewas Gantung Diri di Mamasa

Suasana di rumah duka

MAMASA, Selasa (19/02/2019) Suaraindonesia-news.com–Seorang wanita ditemukan gantung diri di depan rumah saudaranya. Diketahui wanita tersebut bernama Noni Afrianti (19) warga Dusun Rante Dambu, Desa Rante Tangnga, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat.

Informasi dari kepolisian, penemuan korban tewas gantung diri ini pertama kali ditemukan oleh kakak kandung korban bernama Sintike di depan rumahnya sekitar pukul 06:30 dini hari. Usai ditemukan Sintike (kakak kandung korban) langsung melaporkan ke Polsek Mamasa.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Mamasa Iptu Leo Paemba, menurutnya pagi tadi saat mendapat laporan dari warga terkait penemuan korban gantung diri pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Setelah kami mendatangi TKP benar ditemukan seorang wanita yang gantung diri di depan rumah saudara kandungnya, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Banua Mamase untuk dilakukan Visum,” terang Leo.

Lanjut dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Mamasa Bripka Jhon Franklin, bahwa saat mendatangi TKP masi dalam keadaan utuh, ia menjelaskan korban ditemukan dalam keadaan tergantung menggunakan tali jamuran dengan simpul hidup.

“Setelah kami buka dilakukan pemeriksaan awal oleh Dokter Kesehatan (Dokkes Polres Mamasa) korban di bawa ke RS untuk diperiksa lebih lanjut,” ujar Jhon.

Pihak kepolisian belum mengetahui penyebab kematian korban lebih jelas. Menurutnya masi dalam tahap penyelidikan.

“Kami belum bisa menjelaskan penyebabnya karena kami bersama tim masi sementara menyelidiki, jadi biarkan kami bekerja dulu untuk mengetahui penyebab yang sesungguhnya hingga korban tega melakukan itu,” pungkasnya.

Diketahui Noni Afrianti sebelum mengakhiri hidupnya ia bernyanyi bersama dengan keluarganya pada malam hari, di tempat persiapan acara resepsi perkawinan yang sedianya akan di gelar pada siang ini tidak jauh dari rumah korban.

Menurut keterangan Keluarga Korban Yusuf mengatakan dirinya tidak mengetahui penyebab hingga ponakannya itu memilih untuk mengakhiri hidupnya.

“Setau saya selama ini dia tidak punya masalah, karena dari 7 bersaudara dia yang paling sabar, jadi kami betul-betul tidak tau apa penyebabnya,” kata Yusuf Paman Korban.

Reporter : Bung Wahyu
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here