Wali Kota Probolinggo Yakinkan Warga, Vaksin Covid-19 Tidak Membahayakan Dan Halal

oleh -128 views
Foto : Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, pada kegiatan sosialisasi Covid-19, Senin (8/12/2021).

PROBOLINGGO, Senin (8/11/2021) suaraindonesia-news.com – Banyaknya berita hoaks yang meresahkan berkembang di masyarakat terkait vaksin Covid-19, membuat masyarakat khususnya lansia enggan untuk mengikuti vaksin Covid-19 yang sedang digencarkan oleh pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin terus memberikan keyakinan kepada warga, khususnya lansia untuk tidak takut menjalani vaksin. Ditegaskannya vaksin itu tidak membahayakan kesehatan dan halal.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin saat kegiatan sosialisasi tentang Covid-19 yang digelar oleh Kecamatan Kedopok bersama Kelompok Masyarakat (Pokmas) Jati Mas Kota Probolinggo, yang berlangsung di Bromo Park, Senin (8/11/2021).

Pada kegiatan yang diikuti oleh sekitar 40 orang peserta itu, Wali Kota menyebut serbuan vaksinasi di kota probolinggo belum mencapai 70 persen. Oleh karena itu ia meminta kepada masyarakat khususnya lansia untuk tidak takut untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

Wali Kota katakan, hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang takut untuk divaksin, karena beredarnya berita hoaks terkait vaksin yang berkembang dan meresahkan masyarakat. Padahal sebenarnya tidak seperti itu, vaksin itu menyehatkan dan tidak membahayakan.

“Vaksin itu menyehatkan dan tidak membahayakan,” tegas wali kota yang oleh warganya biasa dipanggil Habib Hadi ini kepada peserta sosialisasi.

Kepada para peserta ia pun menjelaskan, bahwa tiap-tiap warga yang akan di vaksin tidak serta merta langsung divaksin oleh petugas, melainkan diawali dengan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, bila tidak ada kendala dengan kesehatannya baru menjalani vaksin.

“Warga yang akan menjalani vaksin tidak langsung divaksin oleh petugas, tapi sebelumnya dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Bila tidak ada masalah dengan kesehatannya baru menjalani vaksin,” jelas Habib Hadi.

Ia pun berharap peserta sosialisasi ini bisa menjadi motor/penggerak di masyarakat lingkungannya masing masing.

“Ajak tokoh masyarakat, para pemuda untuk menyuarakan di masing-masing kelurahan (baik dari kader PKK, posyandu, muslimatan), ajak semua untuk bersama-sama pada waktu kesempatan bertemu dengan masyarakat lingkungannya untuk segera vaksin. Mumpung vaksin ini gratis dan disiapkan pemerintah,” ujar orang nomor satu di kota probolinggo ini.

Wali Kota juga sampaikan, jika vaksinasi nanti telah mencapai lebih dari 70 persen, maka giat vaksinasi yang dilakukan pemerintah akan terhenti. Ia pun tidak menginginkan masyarakat panik jika belum berkesempatan divaksin.

“Vaksin itu aman dan menyehatkan. Disamping upaya-upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19, upaya lainnya adalah untuk terciptanya Herd Imunity kepada masyarakat,” tandas mantan anggota MPR RI ini.

Sementara Camat Kedopok, Imam Cahyadi saat ditemui usai kegiatan mengatakan, terkait pelaksanaan vaksinasi terhadap lansia di wilayahnya capaiannya masih rendah

“Kami sudah melaksanakan di Kecamatan Kedopok untuk vaksinasi lansia bersama dengan Dinkes juga dengan KORPRI. Dari target 106 orang lansia, yang hadir hanya 59 orang saja. Kita akan sosialisasikan lagi,” ungkapnya.

Saya selaku kepala wilayah di Kecamatan Kedopok sudah menyuarakan gerakan vaksinasi kepada masyarakat.

“Ya mungkin karena beredarnya berita hoaks terkait vaksin yang berkembang di masyarakat tersebut, sehingga masih ada masyarakat yang takut untuk menjalani vaksin. Namun seperti yang disampaikan oleh Bapak Wali Kota, kita sebagai aparat pemerintahan akan berupaya untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin itu aman, menyehatkan dan halal,” pungkasnya.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan