Wali Kota Probolinggo Turun Langsung Data Warganya yang Terendam Banjir

oleh -275 views
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi saat turun langsung ke pemukiman yang terendam banjir, untuk mendata secara langsung warganya yang rumahnya kebanjiran.

PRIBOLINGGO, Jumat (29/5/2020) suaraindonesia-news.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Probolinggo, Jawa Timur selama kurang lebih 5 jam pada Kamis (28/5/20) petang yang mengakibatkan sejumlah rumah warga di pemukiman padat penduduk di Kota mangga ini terendam banjir. Banjir yang merendam rumah warga di sejumlah pemukiman itu agak menyurut setelah hujan mulai mereda, sekitar jam 22.00 Wib.

Selain merendam sejumlah rumah warga, hujan deras juga mengakibatkan sejumlah jalan protokol di Kota Probolinggo seperti jalan Panglima Sudirman, jalan Soekarno Hatta, jalan Pahlawan, jalan Gatot Subroto, dan sebagian jalan Ahmad Yani tergenang air. Pasalnya saluran/drainase tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi.

Dari pantauan media ini semalam di lokasi, bahkan luapan air akibat hujan deras tersebut mencapai hampir 1 meter terjadi di pemukiman warga di Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan.

Menyikapi peristiwa tersebut, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin didampingi Kepala Dinas PUPR, Kepala DLH, serta Kalaksa BPBD setempat turun langsung ke lokasi pemukiman padat penduduk yang kebanjiran mencari penyebab terjadinya luapan air bersama warga setempat.

Disamping itu, Wali Kota juga mendata warga yang rumahnya terendam banjir, serta akan memberikan bantuan jika ada warga yang mengalami kerugian material akibat banjir yang terjadi malam itu.

“Hujan yang cukup tinggi selama kurang lebih 5 jam ini mengakibatkan banyak rumah warga kebanjiran, dan jalan-jalan tergenang air. Sebab itu kami turun langsung ke lokasi, mencari penyebab terjadinya luapan air bersama warga setempat,” ungkap Habib Hadi sapaan akrab wali kota Probolinggo ini.

Disamping mencari penyebab terjadinya luapan air akibat hujan deras, Habib Hadi juga mengecek rumah warga yang kebanjiran, agar di data oleh Dinas terkait atau yang membidangi.

“Rumah warga yang tergenang banjir kami cek, bila ada warga yang mengalami kerugian material akibat banjir ini agar didata oleh dinas terkait untuk diberikan bantuan,” ujar Wali Kota Habib Hadi disalah satu lokasi pemukimam padat penduduk yang kebanjiran, Kamis (28/5/20) malam

Ia juga katakan, untuk mengantisipasi hujan susulan, Pemerintah Kota (Pemkot) akan menempatkan petugas dari BPBD dan Tagana di lokasi-lokasi rawan banjir.

“Untuk mengantisipasi hujan susulan, kami akan menempatkan petugas BPBD dan Tagana di lokasi yang rawan banjir,” sebutnya.

Malam itu, Habib Hadi juga menghimbau kepada warga untuk lebih waspada. Karena menurut keterangan dari BMKG cuaca ektrim yang disertai petir dan hujan masih akan terjadi hingga 2 hari kedepan.

Akibat hujan deras selama kurang lenih 5 jam yang mengguyur kota mangga pada Kamis (28/5/20) malam tersebut mengakibatkan sejumlah pemukiman padat penduduk di 2 Wilayah Kecamatan terendam banjir.

Diantaranya banjir terjadi di Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Kanigaran, jalan Sunan Kalijaga Kelurahan Jati Kecamatan Mayangan, dan Kampung Dok Kelurahan Mayangan.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *