Wali Kota Probolinggo Door To Door Pantau Langsung Kegiatan Vaksinasi Warga Disabilitas

oleh -76 views
Foto : Wali Kota Probolinggo Habib Hadi ikut door to door pantau langsung kegiatan vaksinasi warga disabilitas, Kamis (2/9).

PROBOLINGGO, Kamis (2/9/2021) suaraindonesia-news.com – Guna kelancaran program vaksinasi kepada warga disabilitas di kota Probolinggo, Jawa Timur, petugas vaksinator dari Dinas Kesehatan Kota Probolinggo melakukan kegiatan vaksinasi secara door to door ke Rumah warga penyandang disabilitas. Kegiatan ini dilakukan untuk memudahkan penyandang disabilitas mendapatkan vaksin.

Seperti yang dilaksanakan Petugas Vaksinator dari Dinkes Kota Probolinggo pada Kamis (2/9) secara door to door petugas vaksinator mendatangi Rumah warga penyandang disabilitas di RT4 – RW4 Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran.

Bahkan untuk memastikan warga disabilitas sudah mendapatkan vaksin, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin didampingi Plt Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) ikut door to door, memantau langsung kegiatan vaksin kepada warga disabilitas tersebut.

Menurut Wali Kota, kegiatan vaksin secara door to door kepada warga disabilitas ini sudah berjalan ke sekian kalinya.

“Dalam kesempatan hari ini saya mengikuti langsung road show kegiatan vaksinasi bagi warga penyandang disabilitas. Alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar, mudah mudahan ini secara bertahap semua wilayah kita selesaikan sehingga di kota Probolinggo vaksinasi bagi warga bisa terselesaikan,” tutur wali kota.

Ia sebutkan, vaksinasi untuk warga penyandang disabilitas di kota lrobolinggo sudah 77% dari jumlah semuanya sekitar 338 orang.

“Warga penyandang disabilitas di kota Probolinggo 77% sudah menjalani vaksin dari jumlah semuanya sekitar 338 orang. Sehingga vaksin ini sudah luar biasa tapi tentu masih banyak yang ragu ragu untuk divaksin,” ujarnya.

Foto : Petugas vaksinator Dinkes Kota Probolinggo door to door ke Rumah warga disabilitas, Kamis (2/9).

Nah ini yang perlu kita himbau kepada masyarakat jangan ragu ragu, ayo kita semua vaksin, karena ini adalah bentuk ikhtiar kita untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imun kita supaya bisa sehat dan tidak terpapar virus Covid-19, seru Wali kota yang lebih akrab disapa dengan panggilan Habib Hadi ini.

“Saya harap kepada semua warga yang belum vaksin segera datang untuk vaksin untuk kebaikan kita semua,” himbaunya.

Tentunya ini adalah semangat kita, ditambah sekarang ini memasuki hari jadi kota Probolinggo ke 662, kita harus lebih semangat lagi, jangan hanya merayakan hari jadi kota Probolinggo saja tapi warganya masih belum tersentuh vaksinasi, lanjutnya.

“Dan momentum hari jadi kota Probolinggo ini ayo kita jadikan satu tekad bersama untuk menjadikan kota Probolinggo yang betul betul warganya kompak dan bersama sama melakukan vaksinasi sehingga kita bisa menghadapi persoalan pandemi covid-19 ini,” tegasnya.

Wali kota juga jelaskan, bahwa semua petugas vaksinator yang ada ini sudah terlatih, ramah komunikatif dan sudah mengerti tentang SOP nya sebelum melakukan vaksinator. Ada tahapan tahapan yang dilakukan dan semuanya itu sudah lakukan.

“Memang kalau kita lihat dari jumlahnya ya terbatas, tidak banyak tapi kita harus berupaya terus menerus untuk melakukan vaksinasi ini supaya target setiap harinya tercapai,” tutur wali kota.

Wali Kota Habib Hadi pun berharap dengan momentum hari jadi kota Probolinggo ke 662 pada bulan September 2021 vaksinasi di kota Probolinggo sudah bisa tuntas.

“Harapan saya di Bulan September, dengan momentum hari jadi Kota Probolinggo ke 662 ini menjadi keberhasilan untuk vaksinasi di kota Probolinggo bisa tuntas, itu harapan saya,” pungkas orang nomor satu di kota Probolinggo ini.

Plt Kepala Dinas P2KB Setiorini Sayekti, menambahkan, kegiatan vaksinasi ini sengaja dilaksanakan secara door to door, tujuannya untuk memudahkan penyandang disabilitas mendapatkan vaksin.

“Semuanya sistem door to door, karena beliau beliau (penyandang disabilitas) ini mungkin jika ada keterbatasan akses, ya ke transportasi dan sebagainya, sehingga kami yang petugas kesehatan ini yang harus mendekatkan ke masyarakat,” terangnya.

Sementara menurut petugas vaksinator, ini adalah pemberian vaksin yang pertama kepada warga disabilitas. Sedang vaksin yang diberikan adalah vaksin Sinovam.

“Untuk warga disabilitas vaksin yang diberikan beda dengan warga yang bukan penyandang disabilitas,” terang vaksinator.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *