Ustad Yusuf Mansyur Terpukau Potensi Wisata di Sumenep

Kehadiran Ustadz Mansyur ke Sumenep tidak lain untuk mengisi ceramah agama pengajian umum yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep

SUMENEP, Sabtu (30/12/2017) suaraindonesia-news.com – Ustad Yusuf Mansyur, datang ke Sumenep, terpukau dengan sejumlah obyek Wisata yang ada di Kabupaten ujung timur pulau garam, Madura, Jawa Timur.

Bahkan, pihaknya mengaku siap mempromosikan sejumlah obyek wisata yang ada di Sumenep, dengan membuat sebuah Program Wisata Nusantara.

“Saya memang punya program Wisata Nusantara, dan salah satu yang masuk dalam program itu, ya Wisata yang ada di Sumenep,” kata Ustad Yusuf Mansyur, Sabtu (30/12/2017) kepada sejumlah awak media di Rumah Makan Ayam Brewok.

Alasan sejumlah obyek wisata yang ada di Sumenep dimasukkan dalam program Wisata Nusantara, karena ada beberapa lokasi wisata yang sangat cocok bagi para anggota PayTren, seperti wisata Kesehatan yang ada di Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Selain itu, yang membuat pihak perusahaan PayTren memilih Kabupaten Sumenep, adalah Pantai Lombang yang keindahannya sudah tidak ragukan lagi, yakni hampar pasir putih dan ribuan pohon cemara udang.

“Para nasabah PayTren bisa merasakan keindahan Wisata Kesehatan yang memiliki kadar oksigen terbaik di Dunia itu. Selain itu juga Pantai lombang yang dikelilingi ribuan cemara udang,” ujarnya.

Baca Juga: Di Tahun 2017 Penerimaan KB Samsat Pamekasan Melebihi Target – 

Ia menerangkan, Perusahaan PayTren memiliki program setiap tahun kepada para nasabahnya, yakni memberikan hadiah kepada anggota untuk mengunjungi sejumlah tempat di luar negeri seperti Malaysia dan Singapura, namun pihaknya ingin merubah kunjungan ke luar negeri itu menjadi Jelajah Nusantara dengan mendatangi sejumlah daerah di Indonesia.

“Kami sudah memprogramkan hadiah (bonus) bagi anggota tahun 2018 tidak keluar negeri, namun mengunjungi daerah-daerah di Indonesia, salah satunya yang menjadi target adalah Kabupaten Sumenep,” ucapnya.

Ia menambahkan, konsep pariwasta di Kabupaten Sumenep harus mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal untuk menjaga kelestarian warisan leluhur dan religius demi menjaga moral generasi muda di masa mendatang.

“Tadi baru saya sampai di Bandara, sudah kagum dengan Kabupaten Sumenep. Bahkan saya yakin konsep pariwisatanya mempertahankan kearifan lokal dan religius,” ungkapnya.

Kehadiran Ustadz Mansyur ke Sumenep ini, tidak lain untuk mengisi ceramah agama pengajian umum yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep, dalam rangka menyambut tahun baru berupa Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Gema Shalawat Seribu Hadrah yang akan digelar pada Minggu (31/12/2017) di Depan Masjid Jamik, pukul 19.00 Wib.

“Saya kesini untuk memenuhi undangan dari Bupati dan masyarakat Sumenep, guna mengisi ceramah agama di pengajian umum,” tutupnya.

Reporter : Ach Fajar
Editor : Panji Agira
Publisher : Tolak Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here