Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Kementrian Agama RI Ke-72 Tahun 2018

oleh -19 views
Sekda Kabuapten Lebak H. Dede Jaelani yang menjadi pembina upacara

LEBAK, Rabu (3/1/2017) suaraindonesia-news.com – Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak H. Dede Jaelani, Forkopimda, MUI, FKUB seluruh Kepala OPD serta Organisasi Kepemudaan mengikuti Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementrian Agama RI Ke-72 Tahun 2018 di alun-Alun Kota Rangkasbitung, Lebak, Rabu (3/1/2018).

Sekda Kabuapten Lebak H. Dede Jaelani yang menjadi pembina upacara mengatakan bahwa Kementerian Agama hadir untuk mengatur, membimbing, melayani serta melindungi semua pemeluk agama di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama menyertai denyut nadi kebangsaan kita dan juga bertugas sebagai pengawal dasar negara yaitu Pancasila yang di dalamnya mengandung nilai-nilai agama dan mencerminkan jatidiri bangsa Indonesia.

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa adalah jantung kebangsaan, tempat bertemunya semangat beragama dan cinta Tanah Air.

Sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab berintikan ajaran universal semua agama dalam menghargai jiwa, kehormatan, dan kehidupan setiap manusia.

Sila ketiga, Persatuan Indonesia bermakna ikatan bangsa yang merajut keberagaman dan keberagamaan masyarakat Indonesia.

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/Perwakilan mewujud pada sistem demokrasi yang khas Indonesia.
Dan, sila kelima, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia diterjemahkan dalam kebijakan menggerakkan segenap sumberdaya demi perbaikan nasib dan eningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“kita semua bekerja untuk melayani rakyat dengan menggunakan sarana dan anggaran yang merupakan hak rakyat,” katanya.

Oleh karena itu, fokus perhatian kita jangan hanya sekedar menyerap anggaran secara maksimal setiap tahun. Penyerapan anggaran harus diselaraskan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya terasa optimal.

“Di sisi lain, kita juga harus giat berinovasi agar lembaga kita terasa kekinian, jangan sampai dianggap seperti mesin tua yang usang. Karenanya, saya
berharap tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government,” ujar Sekda Lebak.

Lebih lanjut Sekda Lebak mengatakan bahwa Kita patut bersyukur, berbagai upaya perbaikan telah membuahkan hasil. Mengiringi usianya yang ke72, Kementerian Agama sukses menorehkan sejumlah prestasi. Di bidang tata kelola, mendapat opini hasil.

Audit BPK dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kenaikan indeks penilaian reformasi birokrasi. Di bidang pelayanan haji, indeks kepuasan jemaah haji terus meningkat.

lndeks kerukunan beragama berada dalam angka positif. Begitu pula dengan pelayanan nikah di KUA. Juga kenaikan pada standar mutu pendidikan agama dan keagamaan di tingkat dasar, menengah maupun perguruan tinggi.

Selain itu, Kementerian Agama dinilai sebagai penyumbang PNBP terbesar, pelapor LHKPN
terbanyak serta beberapa penghargaan lainnya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ini menunjukan bahwa kita telah mampu bertransformasi melalui sistem yang baik,” imbuhnya.

Namun, hal ini harus segera diimbangi dengan perubahan mental, cara berpikir, dan budaya kerja yang baik. Lima Nilai Budaya Kerja tak boleh sekadar jadi slogan, tapi harus terus terinternalisasi dalam setiap pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja.

“Selain itu, prinsip Bersih dan Melayani harus senantiasa dijunjung tinggi.l,” pungkas Sekda Lebak.

Sekda juga mengajak seluruh ASN Kementerian Agama dan semua komponen umat beragama di Tanah Air agar bersama-sama menjadi Duta Penebar Kedamaian. Marilah kita buktikan bahwa agama sesungguhnya membawa angin kesejukan yang menenteramkan.

Dalam damai akan tercipta negeri yang tenteram dan sejahter dan berpesan  kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, marilah memaknai bekerja sebagai ibadah, bekerja melayani masyarakat adalah  sebuah kehormatan.

“Mari menjalankan pengabdian dengan sikap amanah dan keikhlasan, dan jangan sekali-kali mempermainkan jabatan,” tandasnya.

Upacara Peringatan Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama tahun 2018 dihadiri ribuan peserta upacara dari pegawai Kemenag dan pelajar Kabupaten Lebak dengan mengambil tema: “Tebarkan Kedamaian” karena pada hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian.

Kedamaian adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia. Kedamaian akan membawa kebahagiaan. Kedamaian adalah jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan.

Kedamaian merupakan pintu maslahat bersama. Dan, hanya dengan hati yang damai, sanubari kita bisa merasakan kasih sayang Tuhan yang hakiki dan ditutup dengan penyerahan buku nikah hasil isbat nikah kepada tiga pasangan suami istri dan pemberian penghargaan kepada kantor Kemenag Kabupaten Lebak.

Reporter : A. Kohar
Editor : Panji Agira
Publiser : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *