UMKM di Kota Probolinggo Terima Bantuan Peralatan Penunjang Pengembangan Usaha dari Pemerintah

oleh -373 views
Foto : Wali Kota Probolinggo Jawa Timur, Hadi Zainal Abidin serahkan bantuan alat penunjang pengembangan usaha kepada UMKM, Selasa (8/12/20) siang.

PROBOLINGGO, Selasa (8/12/2020) suaraindonesia-news.com – Jelang Natal dan Tahun Baru, sebanyak 86 UMKM di Kota Probolinggo, Jawa Timur menerima bantuan peralatan penunjang pengembangan usaha dari pemerintah setempat.

Bantuan peralatan penunjang pengembangan usaha untuk UMKM berupa alat pertukangan, alat dapur, peralatan menjahit, etalase dan lain-lainya itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin di halaman Kantor Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) secara bertahap pada pagi dan siang hari, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Selasa (8/12).

Sesuai data dari DKUPP, 86 UMKM yang mengajukan bantuan peralatan pada tahun 2019 lalu itu berasal dari Kecamatan Mayangan 22, Kanigaran 27, Kedopok 10, Kademangan 16 dan Wonoasih 11.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, bantuan peralatan ini untuk memfasilitasi pelaku usaha mikro, sebagai penggerak ekonomi daerah guna meningkatkan produktivitas dan pemasaran.

“Selain itu juga untuk memotivasi UMKM agar usahanya semakin maju dan berkembang sehingga dapat menggerakan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga,” jelas Fitriawati.

Untuk menghindari terjadi kerumunan, DKUPP membagikan bantuan tersebut dua tahap dalam satu hari. Pada pukul 08.00 – 12.00 dan pukul 13.00 – 16.00 dengan masing-masing undangan sebanyak 46 orang. Mereka yang hadir pun harus protokol kesehatan. Cuci tangan, dicek suhu tubuh dan bermasker.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin berharap bantuan yang diberikan bisa membantu kelancaran usaha UMKM. Karena dalam situasi pandemi Covid-19, Pemerintah harus bisa memikirkan sektor UMKM harus tetap bisa berusaha dalam perekonomian yang sulit sekarang ini. Alhamdulillah dimasa yang sulit ini UMKM masih berkembang, dan masih terus berusaha.

“Bantuan peralatan dari pemerintah ini mudah-mudahan bisa mencukupi kebutuhan usahanya. Saya mengingatkan, bantuan ini manfaatkan sebaik-baiknya, semoga bermanfaat, berkah, jangan dijual, jangan dipindahtangankan, dan jangan dirubah usahanya,” pesan Wali Kota kepada penerima.

Wali Kota juga meminta DKUPP melakukan monitoring untuk mengecek bantuan yang sudah diberikan. Ia pun ingin memastikan bahwa bantuan ini sesuai kebutuhan UMKM.

Menurut Wali Kota, banyak masyarakat yang butuh bantuan. Tapi, karena prosedur dari pemerintah harus masuk ke perencanaan yang diajukan dulu pada awal tahun, baru diberikan pada tahun berikutnya.

Ia jelaskan, untuk bantuan peralatan tahun 2021 permohonannya tahun 2020 awal harus sudah masuk by name by address-nya.

“Proses inilah masyarakat banyak yang tidak paham,” pungkas Wali Kota yang lebih akrab disapa warganya dengan sebutan Habib Hadi ini.

Reporter : Singgih Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *