Tunjukan Sikap Santun Dalam Bertugas, Sebagai Anggota Polri

Tunjukan Sikap Santun Dalam Bertugas, Sebagai Anggota Polri

LUMAJANG, Minggu (13/1/2019) suaraindinesia-news.com – Sikap santun dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang petugas Satlantas Polres Lumajang, ini harus ditunjukan oleh setiap anggotanya.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP I Gede Atma Giri kepada awak media ini, tadi pagi.

“Kami selalu mengingatkan anggota dalam menghadapi masyarakat harus humanis, bersikap sabar dan murah senyum, juga harus pemaaf.
Sehingga masyarakat merasa selalu dingatkan jangan melanggar,” katanya.

Dikatakan AKP Atma Giri, sebagai masyarakat yang taat aturan lalu lintas, jika merasa kalau lagi dijalan harus berlaku sopan, sehingga kecelakaan di jalan bisa dihindari.

“Mari kita stop pelanggaran, stop kecelakaan, semua itu demi keselamatan untuk kemanusiaan,” ungkapnya.

Seperti yang dilakukan oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang, Ipda Maryanto, saat melaksanakan Ops Rutin di Jalan Lintas Timur (JLT) bersama rekan Dishub Kabupaten Lumajang, sebagai kegiatan rutin penertiban masyarakat.

Dari kejauhan terlihat seorang pengendara yang ragu-ragu melewati barisan petugas, pengendara R2 yang tidak mau berhenti sewaktu diberhentikan petugas.

“Ternyata pengendara diketahui bernama Heru, warga jalan Ciliwung, Kelurahan Jogotrunan,” kata Ipda Maryanto waktu itu.

Ipda Maryanto sempat menanyakan kelengkapan surat-surat berkendara kepada Heru. Namun ketika di tanya surat-surat, Heru malah marah-marah dan mengajak bertengkar petugas.

“Mending berkelahi saja dari pada menyerahkan kendaraannya,” ujar Heru, yang ditirukan Ipda Maryanto.

Menanggapi kelakuan dari Heru, Ipda Maryanto, berlaku dengan kepala dingin.

“Saya tidak mengajak berkelahi, saya cuma melaksanakan tugas saya. Pak Heru kalau memang sepedanya tidak mau ditahan, bapak bisa telpon saudara bapak untuk mengantarkan STNK,” bebernya.

Namun kendaraan Heru, di tahan sementara. Sebab Heru juga tidak memiliki SIM sebagai prosedur berkendara.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menerangkan, jika pihaknya mengapresiasi kepada anggotanya setinggi-tingginya, karena dapat tetap berpikir jernih saat situasi sedang memanas seperti itu.

“Anggota Polres Lumajang harus tetap mengedepankan Senyum Sapa Salam (3S) dan juga tetap bersikap humanis, meski Heru bersikeras berbicara dengan tensi tinggi,” terang AKBP Arsal.

Heru tersebut ditilang karena melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, pada pasal 281 tidak bisa mununjukan SIM dan pasal 288 (1) karena tidak bisa menunjukan STNK.

“Tetap ditilang dulu, kalau tidak kita tilang dan sepeda motor tidak kita amankan, malah kita yang disalahkan, kalau ada stnk nya silahkan sepeda bisa diambil lagi,” papar Kapolres, menerima laporan dari Ipda Maryanto.

Namun setelah kurang lebih 30 menit, datang saudara dari Heru tersebut dengan membawa STNK untuk menukar Barang Bukti yang disita untuk sidang dan di tukar STNK.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here