Tekan Angka Golput, KPU Beri Pemahaman Pelajar SMK/SMK se Kota Batu

oleh
Tekan Angka Golput, KPU Beri Pemahaman kepada Peleajar SMK/SMK se Kota Batu.

KOTA BATU, Senin (19/2/2018) suaraindonesia-news.com – Untuk menekan angka Golongan putih (golput) dalam pelaksanaan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang akan di gelar Rabu 27 Juni 2018, KPU melakukan sosialisasi ke seluruh sekolah-sekolah SMA/MA/ SMK baik swasta maupun negeri di Kota Batu.

Saifudi Zuhri komisioner KPU kota Batu saat ditemui, Rabu (19/2/2018) mengatakan solialisasi ke sekolah-sekolah di Kota Batu itu dimaksudkan agar para siswa dapat mengetahui pemahaman dan aturan Pilkada Pilgub Jatim 22018.

”Harapannya dengan kita melakukan sosialisasi ini, mereka dapat mengetahui tentang aturan Pilkada 2018, sebab saat ini sudah masuk tahapan Pilkada 2018, sehingga pada pelaksanaan 27 Juni nanti mereka sudah memahami, sudah mengerti tentang kepemiluan,” jelasnya.

Ia juga menyebut, dengan dilakukan sosialisasi ini mereka juga bisa menjadi dutanya pemilu Pilkada 2018, mereka bisa memberikan sosialisasi dan pemahaman serta informasi kepada orang tuanya, saudaranya dan teman-temannya.

“Bercerita kepada keluarganyalah itu penting, sebab dari pengalaman-pengalaman pemilu sebelumnya ternyata pemilih pemula itu menjadi motor penggerak Pilkada, sebab lebih dari 80 persen di kota Batu ini pemilih muda itu sangat antosias,” teragnya.

Saifudin juga menjelaskan ketika mereka sudah terdaftar menjadi Daftar pemilih tetap DPT) mereka terus mengikuti perkembangan.

“Ini artinya pemilih pemula di kota Batu itu sangat peduli, karena mereka termasuk pemilih yang cerdas, berintergritas dan berkwalitas,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala SMAN 02 Kota Batu Pamor Patriawan, sangat mengapresiasi, dan menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh KPU kota Batu dengan thema goes to school, karena dengan sosialisasi ini mereka paham akan pentingnya demokrasi.

“Ini adalah penting untuk memberikan pemahaman pendidik politik kepada pemilih pemula, yang merupakan anak-anak muda, mereka kami lihat sangat antosias , sekitar 615 siswa kelas XI dan XII menyimak dengan baik,” Kata dia.

Menurutnya, sosialisasi dilakukan oleh KPU mengingat pendidikan politik bagi pemilih adalah, sebuah keniscayaan untuk menghasilkan pemilu yang lebih baik, dan berkualitas dan berintergritas dan berkwalitas agar mereka tidak golput.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *