Tanggulangi Penyebaran Covid-19, Polres Probolinggo Kota Gelar FGD Dengan Relawan KTS

oleh -44 views
Kegiatan FGD Polres Probolinggo Kota dengan Relawan KTS dalam rangka Harkamtibmas dan Penanggulangan Covid-19.

PROBOLINGGO, Rabu (28/10/2020) suaraindonesia-news.com –
Dalam rangka Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) dan penanggulangan penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih belum berakhir, Polres Probolinggo Kota menggelar kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) dengan relawan Kampung Tangguh Semeru (KTS).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung CU Mandiri dijalan dokter Saleh Kota Probolinggo, dihadiri oleh relawan yang ada di 35 KTS di wilayah hukum Polres Probilinggo Kota, serta mengundang nara sumber dari RSUD dokter Moh Saleh Kota Probolinggo dan tokoh ulama, Rabu (28/10).

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya mengingatkan dan menghimbau relawan Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang dibinanya untuk selalu waspada terhadap ancaman wabah Covid-19, dan terus untuk mengingatkan, melakukan sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan kepada masyarakat/warga guna mencegah penyebaran Covid-19 diwilayahnya masing-masing.

Dalam kegiatan FGD tersebut, Kapolres juga mencoba mengasah dan memberi pemahaman kepada para relawan KTS melalui materi tentang Covid-19 yang selama 8 bulan ini masih belum juga berakhir.

Melalui kegiatan FGD tersebut diharapkan para relawan KTS bisa menginformasikan kepada masyarakat di sekitar wilayahnya masing-masing.

“Kegiatan FGD ini kita gelar dengan mengundang nara sumber dari RSUD dokter Moh Saleh dan tokoh ulama ini agar masyatakat tidak lengah, tetap waspada terhadap ancaman Covid-19, dan tetap patuh/disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, kapan saja dan dimana saja,” ujar Kapolres AKBP Ambariyadi Wijaya.

Ia menjelaskan, saat ini di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota telah dibentuk 35 KTS. Disamping itu ia juga sebutkan pihaknya telah membentuk kawasan kampung tangguh di dua titik. Yaitu di kawasan BJBR dan kawasan Pantai Permata Pilang.

“Selain itu juga ada Perusahaan Tangguh, Pondok Tangguh, dan tempat ibadah tangguh,” pungkas perwira dengan pangkat dua melati dipundaknya yang sebentar lagi akan pindah tugas dengan jabatan baru sebagai Wadir Krimsus di Polda Bali ini.

Sementara itu, Mustakim salah satu relawan KTS Wirosecang, Kelurahan Borang, Kecamatan Mayanngan Kota Probolinggo mengatakan, dengan dibentuknya KTS membuat warga/masyarakat sekitar pemikiran dan pola hidupnya berubah.

Pemikiran dan pola hidup warga/masyarakat sekarang lebih memperhatikan aspek kebersihan dan patuh menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas sehari-hari.

“Dengan adanya KTS ini membuat pemikiran dan pola hidup masyarakat/warga lebih memperhatikan pola hidup yang bersih, sehat dan taat protokol kesehatan dalam beraktifitas rutin sehari-hari,” terangnya.

Reporter : Singgih Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *