Tak Terima Anaknya Dianiaya, Oknum Guru di Sampang Dipolisikan

SAMPANG, Sabtu (12/1/2019) suaraindonesia-news.com – Tak terima atas tindakan kekerasan terhadap anaknya, yang dilakukan oleh oknum guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) ternama di Kabupaten Sampang, seorang wali murid terpaksa melaporkan kasus kekerasan tersebut pada pihak kepolisian Polres Sampang, Sabtu (12/01/2019), atas dugaan penganiayaan terhadap anak didiknya yang berinisial AH.

Informasi yang berhasil dihimpun, orangtua siswa tersebut, Dani Iswandi melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Sampang, karena tidak terima anaknya dianiaya guru agama bernama Khoirul di bagian telinga hingga terluka.

“Telinga anak saya dijewer sampai terluka,” kata Dani.

Dani mengatakan, pihaknya terpaksa melapor ke polisi karena tak ada penyelesaian di tingkat sekolah.

Menurutnya, ia sudah memberikan waktu agar meminta maaf atas perbuatannya, namun tidak ada i’tikad baik dari oknum guru agama tersebut.

“Kami sudah menemui kepala sekolah, juga guru yang menjewer anak saya, tetapi karena belum ada penyelesaian, ya kasus ini kami laporkan ke polisi,” kata Dani.

Dani menceritakan, kasus itu terjadi saat anaknya mengikuti pelajaran Agama. Saat itu, anaknya sedang tidak membawa buku pelajaran agama.

“Anak saya yang tidak membawa buku pelajaran itu langsung dijewer,” pungkasnya.

Sementara itu, Achmad Yasmin, Kepala sekolah saat dimintai keterangan, tidak mengetahui peristiwa tersebut.

“Saya tidak tau kejadiannya, namun saya sudah mewanti-wanti pada semua guru agar berhati-hati dalam mendidik,” ujarnya.

Reporter : Nora/Fer
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here