Sosialisasi Penyusunan RAD-AMPL Rohil

oleh -134 views

ROHIL, Selasa (27/11/218) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) melaksanakan Workshop Sosialisasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (RAD-AMPL) yang dilaksanakan di Aula Perkim, Senin (26/11/2018).

Urgensi pelayanan air minum dan sanitasi sebagai bagian dari pelayanan dasar masyarakat tergambarkan dalam Workshop ini. Workshop diikuti peserta dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Rokan Hilir yang berasal dari unsur-unsur Bappeda, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, dan Lingkungan Hidup. Workshop juga diikuti peserta dari PDAM, Akademisi, LSM, dan kalangan media.

Kepala Dinas Perkim, H.Zulfahmi, ST berpesan agar setiap unit kerja dalam menyusun program harus sejalan dan searah dengan Peraturan Bupati (Perbup) agar pencapaiannya bisa dirasakan masyarakat Rohil.

“Kita sudah komitmen bahwa setiap program harus merupakan penjabaran dari Peraturan Bupati (Perbup),” kata Zulfahmi dalam sambutan sekaligus arahannya saat membuka Workshop Sosialisasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah – Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (RAD-AMPL) Kabupaten Rohil.

Beliau menambahkan, di dalam sosialisasi Aksi Daerah – Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (RAD-AMPL) ini juga dibahas penetapan lokasi untuk di tahun 2019, untuk setiap Kepenghuluan di setiap Kecamatan yang berminat harus menyampaikan surat minat.

Sudah ada 39 Kepenghuluan di setiap Kecamatan yang menyampaikan surat minat, oleh tim konsultan dan pendamping melakukan survei awal tentang kelayakan. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah dari segi jamban masyarakat, kondisi eksisting air bersih dan juga sumber airnya.

“Sumber air di daerah kita boleh dikatakan seratus persen berasal dari sumur bor atau sumur dalam, sumur dalam kita pun di beberapa daerah atau di beberapa kepenghuluan ini ada yang sangat dalam. Contoh di Kecamatan Pekaitan itu sampai di atas 300 M kedalamannya. Tentu ini berat, berat dalam artian anggaran, karena anggarannya terbatas. Dan tadi juga disepakati, daerah-daerah yang sumber air bersihnya sangat dalam di atas 300 M kemudian nanti akan dialihkan di program lain saja,” ujarnya.

Di dalam sosialisasi Aksi Daerah – Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (RAD-AMPL) Rohil disepakati 20 Kepenghuluan yang akan menerima program RAD-AMPL 2019. Dan program itu tersebar di Kecamatan Bangko, Sinaboi, Kubu, Kuba, dan Batu Hampar.

Di Rohil sendiri program ini perdana dilakukan untuk 2019, dan berharap dapat dilaksanakan di tahun 2020 dan di tahun-tahun berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *