Sejumlah Purel Jaringan Madura, Ditangkap

oleh
Kapolres saat merilis kasus purel sabu.

LUMAJANG, Senin (17/2/2020) suaraindonesia-news.com – Sejumlah pemandu lagu (purel) freelance ditangkap saat berpesta sabu di dapur rumah salah seorang purel, yang kini sudah ditetapkan menjadi tersangka atas nama Junaida (40) warga Dusun Kramat, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Lumajang.

Dia yang bertempat tinggal di Dusun Laspoleng, RT 07 RW 02, Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono.

Sejumlah purel dan pelaku lain yang mencoba mengedarkan sabu, ditangkap oleh Tim Reskoba Polres Lumajang dengan barang bukti narkonba jenis sabu seberat 2,25 gram dan 5,5 gram.

Dalam pernyataannya, Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Ernowo kepada media ini mengatakan kalau para tersangka itu sudah menjadi target lama dari pihak aparat kepolisian.

“Sejumlah kejadian ini atas laporan warga, dan polisi berhasil meringkus tersangka saat berada di jalan Gajah Mada, taman toga, yang tidak jauh dari tempat kosnya jalan Nangka, Kepuharjo,” ungkapnya.

Jadi Siti Aisa alias Citra (26) itu, kata AKP Ernowo,l adalah warga Dusun Maronggi RT/RW: 13/, Desa Batu Ampar, Kecamatan Cerme Bondowoso, yang kost di jalan Nangka, Kelurahan Kepuharjo.

“Citra ini sudah tiga bulan mengaku memakai sabu-sabu, yang alasannya, biar tidak cepat ngantuk, karena bekerja sebagai purel atau pemandu lagu ditempat karaoke,” beber mantan Kapolsek Candipuro ini.

Akibat perbuatannya, tersebut, sejumlah perempuan berprofesi purel itu mendekam dibalik jeruji besi.

Pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Jo. 127 ayat 1 huruf a UURI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

Sementara itu, menurut Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar SIK, mengatakan ada juga para pelaku lain yang berhasil ditangkap, diantaranya ada nama Holilatus Sakdiah (38), warga Dusun Krajan, Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung,

Yulia Ningsih (30), warga Dusun Sumber Tumpang RT/RW: 26/4, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung.

Selain Junaida, ada juga pelaku yang berhasil dibekuk, yaitu Andi Anto Hartono (21) Dusun Krajan lama 37/05 Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Lumajang.

“Ada Hafid yang masih DPO, dan akan terus kami lakukan pengejaran terhadap tersangka. Dan ini masuk jaringan narkotika Sampang Madura,” paparnya.

Dan pihak kepolisian menurut Kapolres Lumajang sudah mengantongi nama dengan inisial “R”, yang mana mereka melakukan transaksi secara online.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *