Satu Tewas Dua Kritis, Akibat Hirup Karbon Monosikda Jenset

oleh -2 views

LUMAJANG, Sabtu (26/1/2019) suaraindonesia-news.com – Hidupkan jenset dikala listrik padam, malah bikin warga Dusun Krajan II Rt 04 / Rw 04, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jatim meredam nyawanya.

Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH kepada sejumlah media menjelaskan jika warga yang mengalami keracunan tersebut diantaranya Siti Khotijah (40) telah dinyatakan meninggal dunia, Ali Muksin (45) hingga kini masih kritis, serta Aisyah Maisaroh Ramdhani (14) yang mana saat ini keadaanya mulai membaik.

“Karbon monoksida itu sangat berbahaya hingga ada korban meninggal,” katanya kepada wartawan.

Menurut keterangan dari Kapolres Lumajang, kejadian ini sendiri bermula pada Kamis (24/1) lalu sekitar pukul 16.00 Wib.

“Berawal saat listrik PLN di sebagian wilayah Kecamatan Pasirian mengalami pemadaman. Kemudian Ali Muksin berinisiatif menyalakan mesin jenset dengan maksud untuk dijadikan sumber penerangan. Karena lampu sudah menyala, diduga sekitar pukul 02.00 wib dini hari jenset padam sendiri, kemudian Parto (65), yang merupakan orang tua korban serta memiliki rumah persis disamping rumah korban menyalakan lampu yang berada di dalam rumah Muksin.

“Melihat Muksin beserta istri dan anaknya masih tertidur lelap, iapun kembali menuju rumahnya untuk beristirahat,” jelasnya lagi.

Siang kemarin, kata Kapolres Lumajang, sekitar pukul 11 wib, Miko (11) yang merupakan keponakan korban hendak mengajak korban untuk berangkat ke masjid bersama.

“Miko pun kaget serta langsung berteriak meminta tolong karena melihat Ali Muksin dalam keadaan lemas. Warga yang menolong berusaha memberikan air kelapa kepada korban,” lanjutnya.

Dari pantauan media, sekitar pukul 12.30 wib, Polsek Pasirian yang mendengar berita tersebut langsung turun ke lokasi kejadian dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Pasirian, AKP Zainul Arifin.

Namun sesampai dilokasi, ternyata ketiga korban telah dibawa ke RSU Pasirian. Petugaspun mengamankan TKP selanjutnya memberi garis Polisi agar tak dilewati oleh masyarakat.

“Namun naas bagi Siti Khotijah, dia harus menghembuskan nafas terakhir pada saat perjalanan menuju Rumah Sakit. Sedangkan Aisah Maisaroh beserta Ali Muksin masih dapat bertahan dan tertolong di Rumah Sakit,” ungkap AKP Zainul Arifin.

Dari hasil penemuan petugas dirumah korban, yang menjadi pemicu korban jiwa tersebut adalah karbon monosikda, diakibatkan penempatan jenset yang berada di dalam ruangan.

“Karbon Monoksida ini dihasilkan dari pembakaran jenset yang memang korban nyalakan untuk kepentingan sumber penerangan. Kesalahan fatal dari korban sendiri jenset tersebut ditaruh didalam rumah tanpa ventilasi yang memadai. Karbon Monoksida yang dihasilkan dari alat tersebut harus dihirup oleh ketiga korban yang keseluruhan nya berada di dalam rumah,” beber Kapolsek Pasirian.

Petugas akan menyelidiki lebih lanjut adanya kemungkinan terjadinya keracunan ini dari faktor yang lain.

Meskipun kemungkinan nya kecil akan adanya faktor selain Karbon Monoksida yang dihasilkan jenset tersebut.

“Pihak kami dan petugas Polres Lumajang akan menelusuri dan memeriksa lokasi untuk olah TKP,” pungkasnya.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *