Satu Pelaku Pengeroyokan Siswa SMK YPK Diamankan Polisi

Saru orang pelaku dimanakan di Polsek Mamasa

MAMASA, Rabu (09/01/2019) suaraindonesia-news.com — Polsek Mamasa mengamankan satu orang pelaku pengeroyokan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Mamasa yang mengakibatkan satu orang siswa mengalami luka ringan.

Menurut Wakil Kepala Sekolah SMK, YPK Marcus Edi Prasetyo, sekitar pukul 11:00 Wit saat berlangsung proses belajar juga beberapa Guru yang sedang melangsungkan rapat kordinasi terkait persiapan Ujian Nasional, tiba-tiba sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 6 orang masuk kedalam area sekolah dengan membawa balok-balok dan beberapa benda tumpul lainnya untuk melakukan penyerangan terhada salah satu siswanya.

“Kami memang kecolongan karena secara tiba-tiba masuk dalam area sekolah yaitu di kantin membanting meja dan melakukan pemukulan terhada salah satu siswa kami,” terang Marcus.

Lanjut Marcus, beruntung saat kejadian pihaknya berhasil melerai sekelompok pemuda yang melakukan penyerangan, dan satu orang diantaranya berhasil diamankan di ruang guru hingga diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Hanya satu orang yang bisa kami amankan itupun yang paling kecil, karena yang lainnya besar-besar semua, tapi setelah kami amankan satu orang, beberapa kawan nya kabur,” ungkapnya.

Kenit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Mamasa Bripka Jhon Franklin membenarkan atas kejadian tersebut, menurutnya sekitar pukul 11:00 telah menerima informasi melalui via telpon dari pihak sekolah SMK, YPK Mamasa bahwa terjadi penyerangan oleh sekelompok pemuda yang tak dikenal terhadap salasatu siswa.

Jhon menjelaskan, sekelompok pemuda tersebut yang diduga pelaku berjumlah sekitar 6 orang, salasatu siswa yang bernama Amos (17) sempat dianiaya oleh ke-enam orang tersebut, namun salasatu diantaranya dapat diamankan oleh guru atas nama Kelvin alias Jhon, dan diserahkan kepada pihak kepolisian Polsek Mamasa.

“Satu orang yang diduga pelaku kami telah perikasa, dan menurut pengakuannya dia bersama temannya datang disekolah itu mencari siswa atas nama Amos karena sebelumnya telah ada permasalahan diantaranya,” jelasnya.

Sejauh ini, pihaknya telah melakukan prrmintaan klarfikasi untuk dituangkan kedalam berita acara, menurtnya setelah dilakukan klaflrifikasi korban akan diarahkan ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan visum.

“Mana kala pasal yang rencana kami tersangkakan yakni 351 bisa terpenuhi unsur-unsurnya maka kami akan proses,” pungkasnya.

Reporter : Bung Wahyu
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here