Sampang Masih Rawan Gizi Buruk

Ilustrasi

SAMPANG, Rabu (2 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Kabupaten Sampang sampai saat ini masih rawan gizi buruk. Bagaimana tidak, data yang ada hingga bulan Juni 2017, sebanyak 49 balita di Kabupaten Sampang, Madura menderita gizi buruk.

Jumlah tahun 2016 lalu, sebanyak 47 kasus, sedangkan tahun ini justru malah bertambah 2 kasus lagi bayi yang menderita gizi buruk.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, dr. Firman Pria Abadi melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Agus Mulyadi mengatakan, penyumbang penderita gizi buruk terbanyak di Kecamatan Kedungdung dan Kecamatan Robatal. Baca Juga: Bandara Notohadinegoro Jember Tambah Maskapai Baru

Ia menyebutkan ada beberapa faktor penyebabnya, bisa antara lain karena tidak ada ketersediaan makanan, pola makan yang salah, ada penyakit penyerta karena tidak diimunisasi. Ditambah dengan minimnya pengetahuan orang tua.

“Faktor utama bisa saja karena pendidikan dan ekonomi,” terangnya, Selasa (1/8/2017).

Ditambahkannya, yang paling penting supaya gizi buruk itu tidak berlanjut, para balita itu diharapkan untuk rutin datang ke posyandu setiap bulan agar cepat dideteksi oleh petugas kesehatan.

“Sebanyak 49 balita yang mengalami kekurangan gizi itu sudah dalam penanganan Dinkes Sampang dan untuk sementara tidak ada yang sampai meninggal dunia,” imbuhnya. (nor/luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here